Ambon – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Pattimura di tingkat nasional. Salah satu mahasiswi Universitas Pattimura, Hafizah Nuraini Djauhar, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, berhasil meraih Top 4 sekaligus menyandang gelar tertinggi Miss Education Indonesia 2026 pada ajang bergengsi Pemilihan Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2026, yang diikuti oleh 40 generasi muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia, Senin (29/6/2026).
Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Pattimura tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, wawasan pendidikan yang luas, keterampilan komunikasi yang baik, serta kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, para finalis mengikuti berbagai tahapan seleksi yang meliputi penilaian wawasan pendidikan, kemampuan public speaking, kepemimpinan, advokasi sosial, hingga penyampaian gagasan inovatif untuk kemajuan pendidikan Indonesia. Melalui penampilan yang impresif dan gagasan inspiratif yang diangkat melalui tema “Pelita Pendidikan Kepulauan”, Hafizah berhasil meyakinkan dewan juri dan meraih gelar tertinggi sebagai Miss Education Indonesia 2026.
Hafizah menjelaskan bahwa tema yang diangkat berangkat dari realitas pendidikan di Maluku yang masih menghadapi berbagai tantangan, khususnya terkait pemerataan akses pendidikan di wilayah kepulauan.
“Tema yang saya angkat berbicara tentang permasalahan pendidikan yang belum merata di kepulauan Maluku. Melalui gagasan ini, saya ingin mendorong lahirnya semangat belajar sekaligus memperkuat budaya literasi sebagai salah satu fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah kepulauan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih serta kesempatan untuk membawa nama baik Maluku dan Universitas Pattimura di tingkat nasional.
“Bersyukur karena bisa mewakili Provinsi Maluku sekaligus mengharumkan nama Universitas Pattimura. Saya juga menjadi salah satu perwakilan finalis dari wilayah Indonesia Timur yang mengikuti ajang ini. Pada kompetisi tersebut, saya berhasil masuk dalam jajaran Top 6 hingga akhirnya terpilih sebagai Top 4 Putera Puteri Pendidikan Indonesia 2026 kategori dewasa. Ajang ini sendiri dibagi dalam tiga kategori, yaitu anak, remaja, dan dewasa,” ungkap Hafizah.
Lebih lanjut, Hafizah berharap pencapaian yang diraihnya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Maluku, untuk terus mengembangkan potensi dan berani tampil membawa perubahan positif bagi masyarakat.
“Prestasi ini bukan hanya tentang diri saya pribadi, tetapi juga tentang bagaimana anak-anak muda Maluku mampu menunjukkan kualitas dan daya saingnya di tingkat nasional. Saya berharap semakin banyak generasi muda yang berani bermimpi, mengasah kemampuan, dan mengambil peran dalam memajukan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat, dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, M.Pd menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Hafizah. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kualitas mahasiswa Universitas Pattimura yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Banyak peserta terbaik dari berbagai provinsi yang mengikuti ajang tersebut, namun Hafizah berhasil membuktikan bahwa dirinya layak masuk dalam jajaran Top 4 dan meraih gelar Miss Education Indonesia 2026. Tema yang diangkat sangat menarik karena berbicara tentang pendidikan kepulauan di Maluku. Hal ini tentu memberikan daya tarik tersendiri dan menjadi nilai lebih yang berhasil mengantarkannya meraih prestasi membanggakan tersebut,” tandasnya.
Prestasi yang diraih Hafizah Nuraini Djauhar semakin mempertegas komitmen Universitas Pattimura dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan serta kemajuan bangsa.






































