Home / Berita

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Wagub Maluku Tekankan Sinergi TNI dan Masyarakat, Investasi Blok Masela Harus Berkelanjutan

AMBON, GLOBALMALUKU.ID | Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung keberlanjutan Proyek Lapangan Abadi Blok Masela sebagai salah satu investasi strategis di Maluku.

Penegasan tersebut disampaikan Vanath saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada Seminar Komunikasi Sosial (Komsos) TNI bertajuk “Socio-Culture Net Again Memastikan Sustainabilitas Operasional Proyek Lapangan Abadi Masela”, yang berlangsung di Ballroom Raja Seafood, Ambon, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring.

Seminar tersebut mengusung tema “Dengan Komunikasi Sosial TNI, Kita Dukung Program Pemerintah dalam Mewujudkan Asta Cita Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi antarpemangku kepentingan, membangun kepercayaan, serta meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap investasi dan pembangunan di Maluku.

Dalam sambutannya, Vanath mengapresiasi TNI Angkatan Laut melalui Kodaeral IX Ambon yang telah menginisiasi penyelenggaraan seminar tersebut. Ia menilai, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan anggaran, teknologi, dan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan komunikasi efektif, kepercayaan, serta dukungan masyarakat.

Menurut Vanath, investasi swasta perlu diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Maluku yang selama ini masih banyak ditopang oleh belanja pemerintah, baik melalui belanja pegawai maupun proyek yang bersumber dari APBN dan APBD.

Baca Juga  Jadi Irup HUT Ke-81 RI, Bupati Aru Ajak Masyarakat Perkuat Nasionalisme dan Jaga Persatuan

“Pertumbuhan ekonomi Maluku selama ini masih banyak ditopang oleh belanja pemerintah, baik melalui belanja pegawai maupun proyek APBN dan APBD. Karena itu, kita membutuhkan investasi swasta yang lebih besar agar aktivitas ekonomi semakin berkembang dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberadaan investasi strategis seperti Blok Masela diharapkan mampu membuka peluang kerja, menggerakkan aktivitas ekonomi, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Namun, pencapaian manfaat tersebut membutuhkan dukungan sosial dan koordinasi yang kuat dari seluruh pihak terkait.

Sinergi Jadi Kunci Keberlanjutan Blok Masela

Vanath mengajak TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat untuk membangun komitmen bersama dalam mengawal keberlanjutan Proyek Lapangan Abadi Blok Masela.

Menurutnya, proyek tersebut bukan hanya berkaitan dengan kepentingan ekonomi, tetapi juga menyangkut dimensi sosial, budaya, serta kepercayaan investor terhadap iklim investasi di daerah. Karena itu, stabilitas, komunikasi yang terbuka, dan kepastian sosial perlu dijaga agar pelaksanaan proyek dapat berjalan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Vanath mengingatkan agar potensi dampak sosial dan lingkungan tidak diabaikan. Seluruh risiko harus diperhitungkan secara matang sejak tahap persiapan hingga operasional proyek, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan lebih awal.

Ia menekankan, pembangunan harus dirancang dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat setempat, termasuk keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi ketika kegiatan operasional perusahaan berakhir.

Baca Juga  DPRD Maluku Minta Trayek R-73 dan R-86 Dikembalikan Seperti Semula

Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan selama proyek berlangsung, tetapi juga dapat memberikan dampak jangka panjang bagi generasi mendatang.

Pemprov Maluku Dorong Investasi yang Berpihak pada Masyarakat

Pemerintah Provinsi Maluku, lanjut Vanath, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui kolaborasi lintas sektor. Komitmen tersebut tetap harus berjalan seiring dengan perlindungan kepentingan masyarakat, pelestarian kearifan lokal, serta perhatian terhadap aspek lingkungan.

Seminar Komsos TNI ini turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, para pejabat utama Kodaeral IX Ambon, anggota DPRD Provinsi Maluku, serta Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia yang mengikuti kegiatan secara daring.

Hadir pula Penasihat Ahli Kepala SKK Migas Bidang Kemaritiman, Rektor UIN A.M. Sangadji, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan instansi vertikal, narasumber, akademisi, dan moderator.

Melalui seminar tersebut, diharapkan terbentuk kesamaan pemahaman dan komitmen antarpemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan Proyek Lapangan Abadi Blok Masela.

Sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting bagi terciptanya stabilitas sosial, meningkatnya kepercayaan investor, serta terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Malteng: Wisuda Bukan Akhir, Sarjana Harus Hadirkan Solusi bagi Masyarakat

Berita

Lucky Nikijuluw: Perda Perangkat Daerah Direvisi, BPBD Ambon Diproyeksikan Naik ke Tipe A

Berita

Lantik Kajari Maluku Barat Daya, Kajati Rudy Irmawan Beri Tenggat 30 Hari: Laporkan Perkara dan Rawan Korupsi!

Berita

Perluas Jangkauan Layanan, BCA Buka KCP Wayame dan Bidik Pertumbuhan UMKM Ambon

Berita

SK Golongan IV/b Diduga Palsu, Wali Kota Ambon Ancam Pecat Oknum Terlibat

Berita

Publik Menanti Hasil Audit Dugaan SK Bodong di Pemkot Ambon, Inspektorat Minta Proses Dihormati

Berita

Penetapan Mata Rumah Parentah di Tawiri dan Hative Besar Berproses, Pemkot Ambon Tunggu Rekomendasi Negeri

Berita

AQI Masohi Tembus 125, Anak-anak hingga Lansia Diminta Waspadai Polusi Udara