Home / Berita

Minggu, 4 Mei 2025 - 07:33 WIB

Wakil Bupati SBB Tegaskan Kami Tidak Mentolerir Praktik Yang Merugikan Masyarakat

KAIRATU-Selfinus Kainama melakukan sidak ke Puskesmas Kairatu menyusul laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar atau pungli terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) tersebut, datang ke Puskesmas Kairatu untuk memastikan kebenaran informasi bahwa sejumlah pasien diminta membayar biaya layanan yang seharusnya ditanggung BPJS.

Baca Juga  Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Kainama dengan nada tegas mengatakan“Kami tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat. Pelayanan kesehatan harus bebas pungli, apalagi terhadap pasien BPJS,” ujarnya pada , Jumat (2/5/2025).

Ia juga memeriksa secara langsung sistem pelayanan, alur administrasi, serta meminta klarifikasi dari pihak puskesmas. Ia menegaskan akan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran.

Baca Juga  Dukung SoG, Diskominfosandi Fasilitasi Pemanfaatan Teknologi

Pemkab SBB membuka kanal pengaduan bagi warga yang merasa dirugikan, dan mengimbau tenaga kesehatan untuk menjaga integritas serta memberikan pelayanan sesuai aturan,Pintanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Cabai Rawit Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pemprov Maluku Jual Rp40 Ribu Lewat Pangan Murah

Berita

Maluku dan Ambon Raih TPAKD Terbaik Regional, Lewerissa Apresiasi Kinerja dan Sinergi dengan OJK

Berita

Pemkot Ambon Perkuat Transformasi Kesehatan Digital Berbasis AI, Aiko Health Disosialisasikan di 22 Puskesmas

Berita

Bupati Maluku Tengah dan Kemenkum Maluku Perkuat Perlindungan Produk Unggulan melalui Indikasi Geografis

Berita

Peringati Hari Pangan Sedunia, Pemkot Ambon Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Berita

Kebakaran di Ambon Tembus 157 Kejadian, Nusaniwe Catat Lonjakan Tertinggi

Berita

Rektor Unpatti dan Kapolda Maluku Perkuat Sinergi Keamanan Kampus dan Riset Ilmiah

Berita

Kapolres Malteng Kunker ke Polsek Amahai dan Masohi, Tekankan Disiplin Personel hingga Antisipasi Konflik Sosial