Home / Berita

Minggu, 4 Mei 2025 - 07:33 WIB

Wakil Bupati SBB Tegaskan Kami Tidak Mentolerir Praktik Yang Merugikan Masyarakat

KAIRATU-Selfinus Kainama melakukan sidak ke Puskesmas Kairatu menyusul laporan masyarakat terkait dugaan pungutan liar atau pungli terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan.

Wakil Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) tersebut, datang ke Puskesmas Kairatu untuk memastikan kebenaran informasi bahwa sejumlah pasien diminta membayar biaya layanan yang seharusnya ditanggung BPJS.

Baca Juga  Program Rutin GPM Kembali Digelar, Ini Yang Dikatakan Lekransy

Kainama dengan nada tegas mengatakan“Kami tidak akan mentolerir praktik yang merugikan masyarakat. Pelayanan kesehatan harus bebas pungli, apalagi terhadap pasien BPJS,” ujarnya pada , Jumat (2/5/2025).

Ia juga memeriksa secara langsung sistem pelayanan, alur administrasi, serta meminta klarifikasi dari pihak puskesmas. Ia menegaskan akan menindak tegas jika terbukti ada pelanggaran.

Baca Juga  Rapat Koordinasi Penguatan Kapasitas Penyelenggaraan Pemerintah Negeri Se-Kabupaten Malteng Tahun 2023

Pemkab SBB membuka kanal pengaduan bagi warga yang merasa dirugikan, dan mengimbau tenaga kesehatan untuk menjaga integritas serta memberikan pelayanan sesuai aturan,Pintanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan