AMBON – Pemerintah Kota Ambon terus melakukan pembenahan sektor pendidikan dengan melantik 59 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. Dalam pelantikan tersebut, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah yang harus dijalankan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan.
Di hadapan para kepala sekolah yang baru dilantik, Wattimena mengingatkan bahwa tugas utama mereka tetap sebagai pendidik yang bertanggung jawab membentuk karakter dan kualitas peserta didik. Menurutnya, posisi kepala sekolah hanyalah tugas tambahan yang diberikan kepada guru yang dinilai memiliki kompetensi dan integritas untuk memimpin satuan pendidikan.
Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ambon tidak akan mentolerir penyalahgunaan jabatan, termasuk praktik pungutan liar maupun bentuk komersialisasi pendidikan yang membebani siswa dan orang tua. Ia mengingatkan seluruh kepala sekolah agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan pemerintah dan masyarakat.
“Jangan sampai jabatan ini digunakan untuk kepentingan pribadi. Pendidikan harus menjadi ruang yang bersih, jujur, dan berpihak kepada kepentingan peserta didik,” tegasnya.
Selain itu, Wattimena memastikan seluruh proses pengangkatan kepala sekolah telah melalui mekanisme dan persetujuan teknis sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk koordinasi dengan instansi terkait di tingkat pusat. Pemerintah Kota juga berkomitmen menyelesaikan sejumlah formasi yang masih kosong melalui proses lanjutan setelah tahapan administrasi rampung.
Sebagai bentuk pengawasan, evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah akan dilakukan secara berkala. Wali Kota bahkan memberikan peringatan keras bahwa dirinya tidak akan ragu mencopot kepala sekolah yang terbukti melanggar aturan, melakukan pungutan liar, atau mengabaikan tanggung jawab dalam memajukan sekolah yang dipimpinnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang akuntabel dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan di seluruh sekolah negeri di kota tersebut. Pemerintah berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin perubahan yang menghadirkan inovasi, meningkatkan mutu pembelajaran, serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Dalam kesempatan itu, Wattimena juga mengungkapkan bahwa Pemkot Ambon tengah menyiapkan penataan birokrasi yang lebih luas melalui pelantikan pejabat struktural dengan sistem manajemen talenta guna memastikan proses pengisian jabatan berlangsung objektif dan profesional.





































