MALUKU TENGAH – Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku, Benhur George Watubun, membuka kegiatan Pendidikan Kader dan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Gabungan PDI Perjuangan Kecamatan Telutih dan Tehoru yang dipusatkan di Negeri Mosso, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kader hingga tingkat akar rumput.
Kedatangan Benhur Watubun disambut meriah oleh masyarakat dan kader partai melalui prosesi adat khas Maluku, termasuk tarian Cakalele yang menggambarkan semangat persatuan, keberanian, dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal. Suasana semakin semarak dengan keterlibatan tokoh masyarakat, pemuda, serta warga dari berbagai negeri di wilayah Seram Selatan.
Dalam arahannya, Watubun menegaskan bahwa pendidikan kader tidak hanya bertujuan memperkuat pemahaman ideologi partai, tetapi juga membentuk kader yang mampu hadir sebagai pelayan masyarakat. Menurutnya, kader PDI Perjuangan harus menjadi garda terdepan dalam mendengar aspirasi rakyat serta memperjuangkan kebutuhan masyarakat di berbagai sektor pembangunan.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah berbagai dinamika politik yang terus berkembang. Kekuatan partai, kata Watubun, terletak pada kekompakan kader dan kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Kader harus terus berada di tengah rakyat, memahami persoalan yang mereka hadapi dan menghadirkan solusi nyata,” tegasnya.
Selain menjadi forum pendidikan politik, Musancab Gabungan Telutih-Tehoru dimanfaatkan untuk mengevaluasi struktur organisasi dan menyusun langkah strategis partai di tingkat kecamatan. Berbagai agenda kerakyatan, penguatan struktur partai, serta strategi pelayanan kepada masyarakat menjadi pokok pembahasan dalam forum tersebut.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Maluku Tengah, Zeth Latukarlutu, dalam kesempatan yang sama mengingatkan seluruh kader agar menjadi “mata dan telinga partai” di tengah masyarakat. Menurutnya, kader harus aktif menyerap aspirasi warga sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap partai.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PDI Perjuangan Maluku dalam memperkuat jaringan organisasi hingga ke tingkat desa dan negeri. Melalui pendidikan kader dan Musancab, partai berlambang banteng moncong putih itu berharap mampu mencetak kader yang militan, berintegritas, serta tetap berpihak kepada kepentingan rakyat.
Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang mengemuka selama kegiatan berlangsung, Musancab Gabungan Telutih-Tehoru diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan organisasi PDI Perjuangan di wilayah Seram Selatan sekaligus mempererat hubungan partai dengan masyarakat.





































