Home / Berita

Senin, 30 Juni 2025 - 08:15 WIB

Walikota AmbonLetakkan Batu Penjuru Gedung Pembinaan Umat Jemaat Halong Anugerah

AMBON-Walikota Ambon,Bodewin Wattimena, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pembinaan Umat Sektor Pniel, Jemaat GPM Halong Anugerah,yang berlangsung di Jalan PHB, Halong Atas, Sabtu, (28/6/2025).sore

Acara peletakan batu pertama diawali dengan ibadah singkat yang dilakukan bersama jemaat dan tamu undangan
Lainnya.

Pemerintah Kota Ambon mengapresiasi serta berterimakasih atas inisiatif pembangunan gedung
Pembinaan Umat Sektor Pniel, Jemaat GPM Halong Anugerah

Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mendukung penuh pembangunan Gedung Pembinaan Umat Sektor Pniel, Jemaat GPM Halong Anugerah. Hal ini ditegaskan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam sambutannya pada acara peletakan batu penjuru.

Wattimena mengatakan, setiap pembangunan gedung pelayanan umat adalah bentuk nyata komitmen masyarakat untuk meningkatkan kualitas pembinaan rohani.

“Setiap kali saya hadir dalam peletakan batu penjuru atau peresmian gedung, saya selalu gembira. Ini menandakan ada keinginan menambah nilai dari proses yang dilakukan,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran gedung pembinaan umat yang representatif akan sangat membantu pelayan gereja dalam menjalankan tugasnya, terutama dalam mendampingi anak-anak dan mendukung pendidikan formal di lingkungan Gereja Protestan Maluku (GPM).

“Gedung ini nantinya akan menjadi sarana penting dalam membentuk karakter dan mental generasi penerus gereja dan kota Ambon,” kata dia.

Baca Juga  Wattimena Imbau Warga Kota Ambon Untuk Waspada Dalam Menghadapi Musim Hujan

Ia menekankan pentingnya pembangunan karakter generasi muda sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Anak-anak kita bukan hanya harus ikut-ikutan, tapi harus menjadi pelaku utama di masa depan. Dan itu harus kita siapkan dari sekarang,” ucapnya.

Wattimena menambahkan, penguatan peran lembaga keagamaan, termasuk Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kota dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul.

“Pemkot tidak akan pernah melepas tangan. Kami akan menopang setiap upaya pembangunan yang datang dari masyarakat dan gereja,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak bergandengan tangan dalam proses pembangunan gedung tersebut. “Satu tangan tidak cukup. Banyak tangan bisa membuatnya selesai dengan lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Sinode GPM, Elifas Maspaitella, dalam arahannya menyatakan bahwa pembangunan Gedung Pembinaan Umat menandakan gereja yang terus hidup dan dinamis. “Ini bukti bahwa rasa memiliki warga jemaat terhadap gerejanya tumbuh seiring dengan upaya menyediakan sarana pembinaan yang memadai,” ujarnya.

Menurut Maspaitella, gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan harus dihidupkan melalui aktivitas yang berkelanjutan dan terencana.

Baca Juga  Hadir Dalam Pelantikan Anggota PPK, Ini Harapan Pj Bupati, Harus Memiliki Integritas Dan Profesional

“Saya melihat sketsa gedungnya megah. Itu artinya, tidak hanya digunakan untuk sekolah minggu atau tunas, tapi harus aktif tiap hari—dengan kursus, pelatihan, bahkan pendidikan vokasional,” katanya.

Ia juga mendorong kerja sama antara gereja dan lembaga-lembaga pendidikan atau pemerintah dalam memaksimalkan fungsi gedung tersebut. “Gereja harus ikut menopang aktivitas vokasi warganya. Pendidikan formal dan informal di lingkungan gereja perlu memperkuat basis vokasi,” ujarnya.

Pembangunan gedung ini, menurutnya, ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari empat tahun. Untuk itu, Maspaitella mengajak seluruh jemaat memaksimalkan potensi internal.

“Kita tidak boleh hanya bergantung dari luar. Jemaat sendiri harus menjadi sumber daya utama pembangunan ini.

Sementara itu sebelumnya, dalam Laporan Panitia Pembangunan Gedung Pembinaan Umat Sektor Pniel Jemaat GPM Halong Anugerah,Hengki.H.J.Soumokil, menyampaikan tujuan dari pembangunan gedung pembinaan
Umat Sektor Pniel, Jemaat GPM Halong adalah ,untuk menyediakan tempat yang representatif bagi pembinaan iman dan spiritual umat

” Gedung ini,dibangun bukan hanya semata untuk menghadirkan ruang fisik tetapi juga menciptakan pengalaman spiritual yang mendalam, tentang iman,” terangnya.

“Gudung ini,diusahakan dapat di selesaikan dalam kurung waktu 4 tahun,” jelasnya .

Share :

Baca Juga

Berita

Tiga Kandidat Sekkot Ambon Masuk Tahap Akhir, Wali Kota Siapkan Wawancara Terbuka

Berita

DPRD Soroti Hak Konsumen Perumahan Bukit Hijau Urimessing, Sertifikat Tanah Belum Diserahkan

Berita

Yayasan Samaritan Buka Peluang Pendidikan dan Pembinaan Sepak Bola bagi Anak-Anak Seram

Berita

Kejati Maluku dan Kodam XV/Pattimura Perkuat Sinergi, Kawal Investasi Strategis Blok Masela dan Stabilitas Daerah

Berita

Pemkot Ambon Cetak Sejarah, Raih Opini WTP dari BPK Setelah Bertahun-tahun Disclaimer

Berita

Wali Kota Ambon Gandeng FST Unpatti Tingkatkan Kualitas Guru dan Dorong Uji Emisi Kendaraan

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Kolaborasi dengan Unpatti, Perkuat Pendidikan dan Siapkan Uji Emisi Kendaraan

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat