Home / Berita

Rabu, 17 Januari 2024 - 09:23 WIB

Wattimena,Kota Ini Harus Rapih Dan Bersih, Pada Wisata Kuliner Malam Di Kota Ambon

GlobalMaluku.ID,Ambon-Sesuai dengan konsep penataan yang sudah di persiapkan oleh Pemerintah Kota Ambon soal Lokasi Kuliner malam,ini di lakukan agar supaya Tatanan Kota ini rapih dan bersih, agar menjadi ikon Kota yang baik dan benar bagi masyarakat.

Sebelumnya eks pasar lama akan di jadikan sebagai pusat lokasi Kuliner malam.

Penjabat Walikota Ambon, Bodewin M.Wattimena, menyampaikan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, ingin terus menata Kota ini menjadi tertib, rapi dan indah bila dilihat.

“Menurutnya, Pemerintah kota ingin menata untuk membuat kota menjadi tertib, rapi, aman dan nyaman, tapi keinginan pemerintah kota itu kan harus sejalan dengan paralel kesadaran dari para pedagang yang beraktifitas juga,” jawab Bodewin saat menjawab pertanyaan media di sela-sela meninjau Ambon Plaza(Amplaz) . Selasa (16/1/2024).

Kata dia,Kalau kami mau otoriter , kami sudah langsung menutup dan melarang mereka untuk berjualan. “Tetapi pertanyaannya, kalau kami menutup hingga melarang apakah mereka dapat solusi untuk tetap berjualan.

Baca Juga  Peduli Kasih,Pemkot Ambon Akan Kirim Bantuan Ke KKT Dan MBD Yang Terkena Dampak Gempa

“Nah, makanya itu kita tawarkan mereka ke sana untuk negosiasi dan diskusi bersama dinas terkait, Dan harus dicek ke dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) kita Ambon bagaimana perkembangannya sampai dengan hari ini, kan seperti itu,” ucapnya.

Kami tidak mau ambil tindakan yang semena-mena, kalau kami semena-mena untuk ambil tindakan saja, pasti semua menuruti, tapi apakah itu solusi?.”Rencana kita adalah memindahkan mereka ke Pasar Lama yang sudah ditata. tetapi sampai hari ini mereka keberatan untuk hal yang sudah kami tawarkan itu.

“Karena itu saya bilang dinas Indag dan Satpol PP untuk berkoordinasi dengan mereka, kita ingin membangun kota ini dalam semangat orang bersaudara. “Ambon Par Samua”. Kalau hanya dengan kekerasan tangan fisik, muda untuk kita melakukan segala sesuatu tetapi kita juga memikirkan kalau mereka tidak mau kita paksakan bongkar terus mereka mau cari nafkah dari mana,” tuturnya.

Baca Juga  Wattimena,Peran Serta Pelayanan Bandara Pattimura Akan Menunjang Pariwisata Di Maluku

Semua itu, Kita lihat dulu, jika di malam hari saat mereka mulai berjualan, dan tidak mengganggu siapapun, kita biarkan mereka dulu sambil mencari tempat.

” Makanya saya bilang dikaji dulu, Kalau misalnya itu tidak mengganggu di malam hari, ia sudah biarkan saja mereka di situ sementara sampai kita mencari tempat untuk mereka,” ujar bodewin.

“Nanti tergantung hasil. saya kan menugaskan Indag dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengkaji, upaya yang kita buat kita sampaikan kepada publik. Jadi atau tidak, bukan tergantung kita saja tapi tergantung stakeholder yang lain.

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan