Home / Berita

Kamis, 15 Desember 2022 - 21:46 WIB

Widya Harap TP-PKK Jadi Motivator Upaya Pencegahan Stunting

TUAL,GlobalMaluku.ID-Ketua TP-PKK Provinsi Maluku Ny. Widya Pratiwi Murad, menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kota Tual, Kamis, (15/12/2022). Rakor ini untuk membahas program prioritas nasional yaitu program percepatan penurunan stunting.

Mengenai hal diatas, Widya selaku Duta Perangi Stunting Maluku dan juga sebagai Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Maluku, berharap ada kerjasama yang baik serta kesungguhan untuk mengidentifikasi permasalahan yang ada di lapangan, dan melakukan intervensi yang tepat agar prevalensi standar di Kota Tual dapat turun sesuai target yang ditetapkan.

“Kami ingin mengingatkan, bila TP-PKK sebagai mitra pemerintah perlu memaksimalkan perannya menjadi motivator, dan penggerak masyarakat bersama kadar Posyandu untuk melakukan pencegahan stunting,” kata Widya mengingatkan.

Baca Juga  Tiga Pimpinan DPRD SBB Terpilih Akhirnya Diambil Sumpah Dan Janji Oleh Ketua Pengadilan Negeri Dataran Hunipopu

Menurutnya pemerintah telah berkomitmen untuk menurunkan prevalensi stunting menjadi 14% pada tahun 2024. Menurut data riset dan survei Kementerian Kesehatan bervalensi stunting Maluku secara konsisten menurun dari 34, 02 persen pada tahun 2018 menjadi 28,7 persen pada tahun 2021.

Sejak dikukuhkan menjadi Duta Perangi Stunting pada tahun 2019, Widya mengaku telah mengunjungi beberapa desa-desa lokus Stunting di semua kabupaten kota se-Maluku, dan juga telah mengukuhkan seluruh ketua TP- PKK kabupaten/kota untuk menjadi Ibu Perangi Stunting di masing-masing daerahnya, termasuk Ketua TP-PKK Kota Tual dengan sebutan Renad Kota Tual. Sesuai dengan tugasnya diharapkan dapat berperan optimal dalam upaya menurunkan angka stunting di daerah masing-masing.

“Urgensi pelaksanaan kegiatan rakor ini adalah untuk peningkatan konvergensi penanganan stunting. Konvergensi yang dimaksud bukan hanya antar OPD atau lembaga yang ada dalam TPPS Kota Tual, tetapi juga perlu melakukan konvergensi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota dan pemerintah desa,” ujar Widya.

Baca Juga  Pemkot Ambon Apresiasi SMP Katolik atas Turnamen Basket Xaverius Junior High School 2025

Konvergensi dilakukan melalui koordinasi-koordinasi serta konsolidasi program dan kegiatan yang ada di pusat, daerah dan desa. Hal ini sesuai strategi nasional yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Untuk itu, pada peserta baik kepala desa, camat TP-PKK desa dan kecamatan, tokoh agama /masyarakat serta lintas sektor lainnya yang hadir saat ini, saya ajak untuk kita bekerja sama berperan aktif dalam upaya pencegahan stunting,” tutup Widya.

Share :

Baca Juga

Berita

Peletakan Batu Pertama Pastori Sekretaris Klasis GPM Masohi, Bupati Malteng Tekankan Semangat Gotong Royong dan Pelayanan

Berita

Sekkot Ambon Apresiasi Kolaborasi Pentahelix Tangani Korban Kebakaran Batu Merah

Berita

DPRD Ambon Dorong Sirkuit Permanen, Target Jadi Ikon Otomotif dan Penggerak Ekonomi Baru

Berita

Disdukcapil Ambon Perkuat Aktivasi IKD, Target Cakupan 30 Persen pada 2026

Berita

Pertamina Patra Niaga IT Wayame Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Batu Merah

Berita

Kadis DLHP Ambon: Pengelolaan Sampah Terus Diperkuat, Sembilan Armada Baru Disiapkan

Berita

Dukcapil SBB Bergerak Cepat, Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran Patahuwe Dicetak Ulang

Berita

Target Pinjaman Rp1,5 Triliun Tak Tercapai, Pembiayaan Maluku Baru Rp296 Miliar