Home / Berita

Jumat, 2 Desember 2022 - 20:52 WIB

WTP Sampai 7 Kali, Hanubun Strateginya Adalah Kepala Daerah Harus Turun Ke Lapangan

AMBON, Global Maluku.ID – Kabupaten Maluku Tenggara Penerima Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP ) sudah 7 kali berturut-turut.ini merupakan satu prestasi yang sangat luar biasa yang telah di ukur selama enam kali hingga saat ini.”Hal ini di sampaikan Bupati Kabupaten Maluku Tenggara M.Taher Hanubun usai Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran(DIPA ) di Lantai 7 kantor Gubernur Maluku,Jumat(2/12/2022).

Raihan Opini WTP menjadi bukti kerja keras Pemkab Malra dalam mengoptimalkan pengelolaan dan penyajiannya.

Bupati Malra mengatakan ,selama ini kami kerja keras untuk daerah ,dan starteginya adalah kita kepala Daerah harus turun ke lapangan dan harus tahu persis kehidupan masyarkat kita ,jangan ca di belakang meja ,bagaimana mau tahu pelaksanaannya,ujar Bupati kepada sejumlah awak media di kantor Gubernur Maluku.

Menurutnya ,strategi yang pertama yaitu tim anggaran harus realisasi dan pengawasannya itu sangat diperlukan ,supaya dapat menyerap aspirasi masyarakat itu sendiri,sehingga kita bisa melaksanakan segala aspirasi tersebut dan kita bisa ajukan ke pusat melalui Gubernur Maluku, betul-betul kita memahami kebutuhan yang ada.

Baca Juga  Antusias Masyarakat Piru Untuk Vaksinasi Sangat Luar Biasa,Target Polsek Piru 150 Orang Satu Hari

Dirinya juga katakan 2023 DAK fisik itu hampir 231 Miliar ,artinya kalau kita bandingkan dengan seluruh Kabupaten, yang ada di Maluku Tenggara lebih tinggi ,hanya perlu penerapan dan pengawasan pelaksanaan lapangan yang harus benar ,kalau tidak juga itu repot,Jelas Hanubun.

Untuk 2023 ,penataan kota Langgur bagaimana ?”Ucapnya ,saya memang konsentrasi untuk tahun kemarin ,membangun dari desa ke Kota ,tetapi sisa tahun saya siapkan untuk 2023,maka saya harus membangun sedikit dan memperhatikan kota Langgur ,supaya tan-teman media turun ke kota Langgur ,paling tidak ada sesuatu yang baru dari kota Langgur,karna masyarakat desanya sudah bisa menikmati air bersih, listrik 24 jam ,infrasuktur jalan yang memadai,tuturnya.

Ia juga katakan ,tinggal bagaimana pada tahun 2023 ,bagaimana kita pemulih ekonomi .

Baca Juga  Jelang Kunjungan Presiden RI Jokowi, Danrem 151/Binaiya Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP

Lanjut Hanubun,ekonomi yang paling penting dan paling di khawatirkan oleh pemerintah Pusat ,dalam hali ini Presiden Jokowidodo,dari sisi ketahanan pangan kita harus siap.

Ditambahkannya, cuma agak aneh,Maluku Tenggara mulai dari tahun 2020-2021,itu tim dan pengendalian inflasi Daerah terbaik untuk Indonesia TPID.Melalui Presiden ,Menko Perekonomian memberikan penghargaan kepada Maluku Tenggara sebagai Tim pengendali inflasi terbaik di Indonesia,akan tetapi statistik memasukan data yang lain ,sehingga Dana Transfer tidak ke Maluku Tenggara ,tetapi ke kota lain,sesalnya.

Ia berharap statistik harus bekerja dengan profesional dan betul-betul Tim Inflasi dari 11 kabupaten kota, itu Dearah mana ,sehingga harus jelas ,jangan ambil data di tempat lain,lalu berikan nama yang lain,tandasnya.

Dikatakan ,saya perlu penjelasan dari Kepala Statistik Provinsi Maluku,dan menjadi perhatian mereka ,semestinya ambil data itu sudah di uji.

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Buka Seleksi Mandiri UTBK 2026, Lebih dari 3.100 Calon Mahasiswa Perebutkan Ribuan Kursi Tersisa

Berita

Unpatti Dorong Nelayan Ureng Naik Kelas, Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Tinggi

Berita

Wali Kota Ambon: ASN Harus Siap Melayani, Bukan Sekadar Mencari Pekerjaan

Berita

Unpatti Perkuat Jejaring Global, Duta Besar Prancis Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Riset di Maluku

Berita

Kunjungi Kejari SBT, Kajati Maluku: Jaga Integritas, Itu Mahkota Seorang Jaksa!

Berita

Soal Penataan Pasar Mardika, DPRD Maluku Minta Pemprov Tegas Tapi Humanis

Berita

FEB Unpatti Bedah Ironi Pengangguran Nasional: Kampus Dorong Solusi dari Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Berita

Disambut Cakalele di Negeri Mosso, Benhur Watubun Kobarkan Semangat Konsolidasi dan Pelestarian Budaya Maluku