GlobalMaluku.ID,Ambon-Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Sadali Ie memimpin Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, pada Sabtu, (17 /8/2024).Upacara tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIT di Lapangan Merdeka Kota Ambon.

Untuk diketahui Komandan Upacara,Letkol Inf. Julius Jongen Matakena, lulusan Akademi Militer tahun 2004 yang kini menjabat Komandan Batalyon Infanteri 733 Masariku, Kodam XV/Pattimura dan Perwira Upacara Mayor Inf. Muhammad Arifiyanto, lulusan Akademi Militer 2006.
Ketua DPRD Maluku, Benhur G. Watubun, membacakan teks Proklamasi dan pembacaan doa dibawakan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Hi. Yamin.
Sementara itu barisan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Letnan Satu Inf. Agung Dwi Prabowo, lulusan Akademi Militer 2017 yang kini menjabat Komandan Kompi Bantuan Yonif 733/Masariku Kodam XV/Pattimura bertindak sebagai komandan pasukan.
Kemudian tiga pengibar bendera merah putih, yakni Gabriele Nikiporus Niwele dari SMA Negeri 2 Ambon, Marfel Jaftoran dari SMA Negeri 23 Maluku Tengah, dan Alvaro Fabridzio Saher dari SMA Negeri 1 Kabupaten Buru.
Diketahui juga pembawa baki atau pembawa sang saka merah putih,Jessilja Juliandra Van Botter, pelajar SMA Negeri 1 Ambon dan dimpingi Prada Alfan Ridho Subastian, Anggota Lanud Pattimura dan Prada Yaneman Ruhulessin, Anggota Yonif 733 Kabaressi.
Turut hadir pada upacara tersebut, Forkopimda Maluku Anggota DPRD Maluku dan Kota Ambon, Pimpinan OPD lingkup Pemprov Maluku dan Kota Ambon, Pimpinan Instansi Vertikal, BUMN/BUMD, TNI- Polri, Veteran, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Aktivis Perempuan dan Aktivis Pemuda Mahasiswa.
Usai mengikuti upacara, Pj Gubernur Maluku, Sadali Ie, mengatakan,momentum pemilihan kepala Daerah baik pemilihan Gubernur ,Bupati dan Walikota di Maluku semakin dekat tinggal lebih dari 2 bulan.
“Saya menghimbau kepada seluruh rakyat Maluku agar berbondong- bondong menyampaikan hak pilih karena satu suara menentukan masa depan Provinsi Maluku yang sama.sama kita cintai, ujarnya.
Ia juga mengajak kita semua masyarakat untuk menjaga keamanan, Ketentraman, dan Demokratis, agar pelaksanaan pilkada serentak dapat berjalan aman damai dan Demokratis.
Sadali menegaskan,keberhasilan pelaksanaan Pilkada serentak Merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat
Siapapun yang terpilih mempunyai kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni karena rakyat banyak yang memilih di sisi lain, Netralitas Aparatur sipil negara ASN sangatlah mutlak dalam pilkada
ASN tidak boleh bekerja diluar,tugas dan fungsi ASN,ASN sebagai perekat dimana dia tinggal.ketika ada isu-isu yang mendorong ASN harus keluar Memberikan pencerahan agar tidak menimbulkan salah paham dan disintegrasi,pinta Pj Gubernur Maluku.





































