Home / Berita

Rabu, 5 Februari 2025 - 06:53 WIB

Semua Calon Kepala Daerah MBD Diminta Bersatu Pasca Putusan MK

JAKARTA– Pasca putusan Mahkama Konstitusi yang telah memutuskan perkara gugatan pilkada Maluku Barat Daya (MBD) pada selasa 4 Februari 2025, seruan datang dari berbagai elemen masyarakat yang meminta semua calon kepala daerah yang berproses kemarin di pilkada MBD bisa bersatu Kembali dalam semangat membangun daerah.

“Kita minta semua calon kalau dapat bisa bersatu untuk membangun daerah. Memang berat semua perjuangan ini, tetapi bagaimanapun kita adalah negara hukum yang harus tunduk pada putusan tertinggi soal sengketa pilkada MBD yaitu di Mahkama Konstitusi”, ungkap Freni Lutruntuhluy, kepada wartawan di Jakarta selasa (04/02/2025).

Politisi muda asal Damer yang juga sebagai inisiator pembentukan Forum Komunikasi Pemuda dan Masyarakat (FKPM -MBD) ini mengatakan, proses dan dinamika politik kemarin memang tidak mudah untuk dipulihkan dalam waktu cepat, karena banyak masalah sosial yang timbul selama proses itu berlangsung. Namun, manurutnya, calon yang berproses kemarin juga adalah Putera daerah terbaik, negarawan yang ia yakini mampu menerima semua situasi ini.

Baca Juga  UPTD Museum Siwalima Gelar Belajar Mengenal Alat Musik Tradisional Bagi SD Dan SMP

“Rakyat MBD akan lebih baik kedepan kalau komunikasi politik Pa Oyang Noach dengan Wakilnya, Pa Hendrik Cristian dengan Wakil dan Pa Mos Maahuri ini cepat mencairkan situasi lapangan dan pendukungnya masing-masing. Kita tidak bisa bertahan dengan prinsip selama negara ini menghendaki kita harus patuh terhadap putusan hukum. Karena itu menurut saya jauh lebih baik niat merangkul itu datang dari pemenang yaitu Pa Benyamin Noach dan Wakilnya”, ungkapnya.

Freni Lutrun jurnalis senior di Jakarta itu mengatakan, MBD harus belajar dari pilkada di daerah lain yang para calon pemimpinnya begitu cepat menyatuh karena mereka memiliki pertimbangan matang soal memulihkan keadaan rakyat. Mereka kemudian menyatuhkan persepsi bersama untuk sama-sama ikut membangun daerah meskipun tidak menang dalam proses pilkada.

Baca Juga  Pemkot Berikan Dana stimulan Kepada Korban Kebakaran Bentas, Ini Yang Disampaikan Tahalele

Dalam situasi ini kata dia, semua calon juga sebelum berproses semua menyatakan komitmen untuk siap memang dan siap untuk kalah. Hanya saja kekelahan itu memang agak sulit terlupakan dengan waktu cepat. Meski begitu, kata dia, semua ini untuk kepentingan rakyat.

Dalam pandangan yang berbeda, ia menambahkan, memang kalau ada pilihan untuk tidak bersama-sama atau ambil bagian dalam oposisi juga ada baiknya agar dalam kepentingan membangun daerah terjadi keseimbangan kebijakan politik pemerintahan dan aspirasi rakyat yang datang dari luar luar eksekutif dan legislatif. (tim)

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Dukung Penguatan Energi Terbarukan Maluku, Prof Dominggus Hadiri Kick Off NZMATES Phase 2

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, Pemkot Ambon Tekan Defisit hingga Rp205,4 Miliar

Berita

Ketua DPRD Maluku Minta Patahuwe-Lisabata Akhiri Konflik, Jangan Ada Lagi Aksi Balasan

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI