Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendorong pengembangan olahraga domino sebagai wadah pembinaan generasi muda. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Turnamen Raja Domino yang berlangsung di halaman Kantor Koperasi Kredit Union Mario, Jalan dr. Kayadoe, Benteng Ambon, Rabu (1/4/2026).
Turnamen tersebut diikuti oleh 24 pasangan peserta dan menjadi ajang kompetisi sekaligus ruang interaksi sosial yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Mewakili Wali Kota Ambon, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Rustam Simanjuntak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran sosial serta menjaga kesehatan mental melalui aktivitas positif, termasuk olahraga.
Menurutnya, domino bukan sekadar permainan, melainkan sarana membangun komunikasi, mempererat hubungan sosial, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan generasi muda.
“Pemerintah Kota Ambon berkomitmen mendukung pengembangan potensi pemuda, termasuk melalui olahraga domino yang kini mulai diarahkan sebagai cabang olahraga prestasi,” ujarnya.
Rustam menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam memperkuat sektor olahraga guna menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan produktif. Ia juga berharap turnamen tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet domino berprestasi yang dapat bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia, Stev Tomasila, menjelaskan bahwa olahraga domino saat ini telah mengalami transformasi signifikan, dari sekadar permainan rekreasi menjadi cabang olahraga yang lebih terstruktur dan dikelola secara profesional melalui organisasi.
Ia menilai dukungan pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mendorong kemajuan olahraga domino agar mampu mencetak prestasi.
“Turnamen ini menjadi langkah awal membangun ekosistem olahraga domino yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Ambon,” katanya.
Menurut Tomasila, kegiatan ini juga bertujuan mendukung program pemerintah dalam pengembangan olahraga masyarakat sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi yang dimiliki.
Selain itu, turnamen ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga, tidak hanya sebagai hobi, tetapi juga sebagai kebutuhan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
Panitia menargetkan kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin pada momentum hari besar nasional maupun keagamaan, sekaligus menjadi barometer pembentukan klub-klub domino di Kota Ambon.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menyediakan hadiah bagi para pemenang, yakni juara pertama memperoleh uang tunai Rp500 ribu dan beras 25 kilogram, juara kedua Rp400 ribu dan beras 20 kilogram, serta juara ketiga Rp300 ribu dan beras 15 kilogram.
Turnamen berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi kebersamaan, dan diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Kota Ambon.

































