Home / Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:07 WIB

Ambon Jadi Kota Percontohan Digitalisasi Bansos, Wali Kota Tegaskan Pentingnya Akurasi dan Transparansi

AMBON-Pemerintah Kota Ambon mendapat kepercayaan nasional setelah terpilih sebagai salah satu kota kelas satu dalam piloting project digitalisasi bantuan sosial (bansos). Penetapan ini diumumkan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Bantuan Sosial yang berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Selasa (12/5/2026).

Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat. Menurutnya, terpilihnya Ambon di tengah berbagai tantangan merupakan momentum penting untuk menunjukkan keseriusan daerah dalam mendukung transformasi digital nasional.

“Kita patut bersyukur atas kepercayaan ini, karena di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan yang ada, Ambon dipercaya menjadi garda depan transformasi digital nasional,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, para narasumber dari Komite Percepatan Transformasi Digital, Penjabat Sekretaris Kota Ambon Robby Sapulette, pimpinan OPD, serta peserta Bimtek dari berbagai unsur ASN.

Digitalisasi untuk Atasi Masalah Klasik Bansos

Dalam pemaparannya, Wali Kota menyoroti persoalan penyaluran bansos yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat. Ia mengaku kerap menerima protes warga yang merasa tidak pernah mendapatkan bantuan, sementara penerima yang dinilai sudah mampu justru tetap terdaftar.

Baca Juga  Pilot in Command" Lanud Pattimura Diserahterimakan, Tugas Baru Menantang.

“Permasalahan utama ada dalam mekanisme penentuan penerima bantuan yang dipengaruhi subjektivitas aparat di lapangan mulai dari RT, RW, desa hingga kecamatan. Ini yang sering membuat bantuan tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Melalui implementasi digitalisasi, Pemerintah Kota Ambon berharap teknologi dapat meminimalkan kesalahan data, mengefisienkan verifikasi, dan memastikan bantuan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan.

Agen Digital sebagai Garda Terdepan

Wali Kota menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bansos sangat bergantung pada para agen yang telah ditunjuk. Mayoritas agen berasal dari ASN dan CPNS baru, yang menurutnya memiliki kompetensi dan energi positif untuk mendukung transformasi tersebut.

“Saudara adalah ujung tombak keberhasilan program ini. Saya bangga karena sebagian besar agen berasal dari ASN dan CPNS baru yang memiliki kapasitas intelektual dan semangat tinggi untuk berkontribusi,” tandasnya.

Baca Juga  TP-PKK Maluku dan BNN Maluku Teken MoU 

Tantangan dan Inovasi: Perekaman KTP hingga IKD

Dalam kesempatan itu, Wali Kota memaparkan data kependudukan semester II tahun 2025. Jumlah penduduk Kota Ambon mencapai 363.212 jiwa, dengan penduduk wajib KTP sebanyak 265.472 jiwa. Dari jumlah tersebut, tingkat perekaman KTP telah mencapai 95,32%, namun penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD) baru berada di angka 15,39% atau sekitar 40.867 jiwa.

Angka ini disebut masih menjadi tantangan besar, namun Pemkot terus melakukan inovasi, salah satunya sistem jemput bola ke kampus dan sekolah-sekolah untuk mempercepat proses aktivasi IKD.

Ambon Siap Menjadi Kota Kecil dengan Pelayanan Digital Tinggi

Menutup sambutannya, Wali Kota meminta para peserta Bimtek untuk mengikuti seluruh materi dengan serius demi memastikan kelancaran implementasi di lapangan.

“Ambon ini kota kecil. Secara fisik, mungkin kita sulit bersaing dengan kemegahan gedung-gedung di Jakarta atau Surabaya. Namun dalam hal ketepatan, kecepatan, dan akurasi pelayanan publik, kita tidak boleh kalah. Itulah kebanggaan yang harus kita bangun bersama,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan

Berita

Perkuat Identitas Budaya dan SDM, Wagub Maluku Tekankan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Berita

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku

Berita

Festival Senandung Jukulele Resmi Dibuka, Wakil Wali Kota Ambon Tekankan Pelestarian Budaya Musik

Berita

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita

Pemkot Ambon Gelar Sosialisasi Literasi Digital di MTs Negeri Ambon, Tekankan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial