Home / Hukrim

Jumat, 8 November 2024 - 23:43 WIB

Aneh Keluarga Pasien Wajib Bayar Biaya Donor Darah di RSUD Saparua

SAPARUA- Keluarga pasien mengeluhkan kinerja pihak RSUD Saparua, pasalnya mereka diwajibkan membayar biaya donor darah.

Sebelum donor darah dilaksanakan, maka wajib pendonor melakukan Skrining donor darah, yaitu pemeriksaan kesehatan yang dilakukan sebelum mendonorkan darah untuk.

Pihak RSUD Saparua yang dinilai menerapkan aturan yang membebani masyarakat ekonomi lemah. Dugaan praktik ini telah berlangsung sejak lama.

Baca Juga  Tegakkan Hukum Tipikor, KPK Siap Pulihkan Kerugian Keuangan Negara

“Saat skrining donor kita wajib bayar Rp.250.000,” ungkap Fengky Aponno kepada media ini saat dikonfirmasi melalui sambung telepon. Sabtu (9/11/2024)

“Setiap pendonor yang akan di skrining dikenakan biaya Rp.250.000. Pokoknya lolos atau tidak lolos skrining tetap bayar,” ungkap.

Fengky menilai aturan itu sangat membebani masyarakat yang ekonomi lemah. Bisa dibacakan ekonomi masyarakat pribumi di Kecamatan Saparua, Saparua Timur dan Nusa laut yang membutuhkan perawatan di RSUD Saparua. Sangat miris.

Baca Juga  Inisial W Dan AR Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Dana Dam Parit Oleh Kejari Malteng

“Bayangkan saja kalau orang yang ekonomi lemah yang kerja banting tulang sampe air mata darah, lantas mengikuti aturan yang berat ini,” kesal Fengky dibalik sambungan telepon.(GM)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Kasus Pembunuhan Nus Kei Masuk Babak Penuntutan, Dua Tersangka Resmi Ditahan Jaksa dan Segera Disidangkan di PN Ambon

Hukrim

Empat Tersangka Korupsi Jalan Danar–Tetoat Akhirnya Ditahan, Negara Rugi Rp2,84 Miliar

Hukrim

Kasus Dugaan Korupsi Dana Gempa Rp167 M Mulai Mengerucut, Kejati Maluku Temukan Indikasi Ketidaksesuaian di Lapangan

Hukrim

Kejati Maluku Periksa Mantan Pj Sekda Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Rumah Korban Gempa Maluku Tengah

Hukrim

Kejati Maluku Dalami Dugaan Korupsi Jalan Tunguwatu–Gorar, Ahli Teknik PUPR Aru Diperiksa Penyidik

Hukrim

Kejati Maluku Dalami Dugaan Korupsi Jalan Aru, Pemilik Alat Berat hingga Pejabat ULP Diperiksa

Hukrim

Kejati Maluku Dalami Dugaan Korupsi BRI Batu Merah, Raja hingga Sejumlah Aparat Pemerintahan Diperiksa

Hukrim

Sekda Aru Diperiksa Kejati Maluku, Kasus Proyek Jalan Tunguwatu–Nafar Kembali Memanas