Home / Berita

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:52 WIB

Direncanakan PPPK Tahap II Bakal Di Lantik Sebagai Tenaga Paru Waktu

AMBON-Tenaga honorer yang tidak lolos seleksi PPPK tahap II direncanakan bakal dilantik sebagai Tenaga Paru Waktu, namun masih menunggu aturan resmi dari Kemenpan-RB.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Ambon, Steven Dominggus menjelaskan,

“Berikan waktu bagi kami pemerintah kota Ambon untuk mempelajari dan pada akhirnya kami akan melaporkan atau rapat dengan kepala daerah,”kata Dominggus.kepada media ini selasa (8/7/2025)

Baca Juga  Pj Walikota, Sejumlah OPD Pemkot Ke Jakarta adalah Undangan Resmi Pempus

Dikatakan, konsentrasi Pemkot tertuju pada mereka yang belum lulus selain PPG (Pendidikan Profesi Guru) karena mereka merupakan Honorer yang mengabdi di Pemerintah kota Ambon.

Baca Juga  Bagi Takjil,Harap Kapolsek Sirimau Dapat Mudahkan Sopir Angkot Dan Tukang Ojek Untuk Berbuka

“Kalau sebentar nanti, memihak kepada mereka, menjadi tugas kami mengakomodir mereka lewat surat kepala daerah selaku Pejabat Pembuat Komitmen( PPK ) kepada Menpan-RB, mereka Seyogianya di tampung,”terangnya.

Diakuinya, sosialisasi PPPK paruh waktu akan disampaikan kepada para pegawai.

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku