Home / Berita

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:22 WIB

DPRD Kota Ambon Dukung Keberlanjutan Program SoG Lewat Kebijakan dan Penganggaran

AMBON, PPID – Keikutsertaan “Sound of Green (SoG), dalam Anugerah Kebudayaan PWI 2026 mendapat dukungan penuh dari Ketua DPRD Kota Ambon, Maurits Tamaela.

Politisi Nasdem itu mengatakan, dengan diikutkannya SoG dalam ajang tersebut, menunjukan kepada daerah lainnya, bahwa Ambon sebagai kota music, memiliki program unggulan yang kreatif dan inovatif.

DPRD Kota Ambon sendiri, katanya, akan terus membantu dan mendukung SoG lewat kebijakan dan penganggaran yang memadai bagi keberlanjutan program ini di kota Ambon.

“Hal ini penting mengingat program SoG ini telah diakui secara nasional dan internasional sebagai program kreatif dan inovatif,” ujarnya, Selasa (2/12/25) di kantornya, Balai Rakyat Belakang Soya.
Ia mengakui, program SoG melalui kolaborasi Budaya dan lingkungan selama ini telah menjadi salah satu program yang menggerakan Ambon City Of Music yang diakui UNESCO.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Operasi Pasar , Harga Cabe Naik

“Tentunya kami berharap, SoG dapat membawa kota Ambon menjadi yang terbaik dalam ajang ini. Namun bukan hanya mencari penghargaan, tetapi bagaimana program ini akan terus berlanjut kedepan, bagi upaya pelestarian budaya dan lingkungan kita,” tandasnya.

SoG sendiri merupakan inisiatif Ambon Music Office (AMO) dan didukung oleh berbagai mitra lokal, termasuk komunitas, akademisi Universitas Pattimura, dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Ambon.

Aktivitas SOG ini mencakup penanaman pohon, khususnya bambu, di area yang disebut “Hutan Musik” di Negeri Amahusu. Bambu dipilih karena peranannya yang penting dalam mencegah erosi, menyerap air, dan juga sebagai bahan baku utama untuk alat musik tradisional suling bambu.

Baca Juga  Sekot Hadiri Musabaqah Tilawatil Qur’an Negeri Laha

Dampak dari program ini untuk menekan deforestasi, mengedukasi masyarakat lokal dan musisi tentang pelestarian lingkungan, serta memastikan ketersediaan bahan baku alat musik di masa depan.

Untuk diketahui, Anugerah Kebudayaan PWI ini dibuka bagi wartawan serta Bupati/Wali kota, guna mendorong penguatan kebudayaan daerah dan komunitas pemaju kebudayaan dengan dukungan sinergi media dan pers.

Proses penjurian dilakukan melalui Proposal dan presentasi langsung dihadapan dewan juri, yang terdiri dari Wartawan Senior, Budayawan/Seniman, Akademisi dan Pengurus PWI. Penerimaan Penghargaan akan dilakukan pada puncak HPN di Provinsi Banten, pada 8-9 Februari 2026. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Perkuat Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan, Unpatti dan PT Hatfield Indonesia Bahas Pembentukan Center of Excellence Maluku

Berita

Dirjen Gakkum ESDM RI Sambangi Unpatti, Soroti Penegakan Hukum Tambang dan Masa Depan Gunung Botak

Berita

DPRD Maluku Soroti Kisruh SPMB, Minta Pemerintah Benahi Sistem dan Perkuat Sosialisasi

Berita

Kasus Dana Desa Booi Naik Penyidikan, Kejaksaan Bidik Dugaan Korupsi Rp1,4 Miliar

Berita

Mangkir Dua Kali dari Panggilan DPRD, Komisi I Ancam Laporkan Oknum TNI ke Mabes

Berita

Wali Kota Ambon Lantik 59 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan

Berita

Benhur Watubun Konsolidasikan Kader PDIP di Seram Selatan, Tekankan Militansi dan Kedekatan dengan Rakyat

Berita

Unpatti Buka Seleksi Mandiri UTBK 2026, Lebih dari 3.100 Calon Mahasiswa Perebutkan Ribuan Kursi Tersisa