Home / Berita

Minggu, 11 Juni 2023 - 05:31 WIB

Gubernur Maluku MI ,Akan Meresmikan Tiga Mesin Perangkap Sampah

GlobalMaluku.ID,AMBON-Tiga (3)mesin perangkap sampah akan di Resmikan oleh Gubernur Maluku Murad Ismail.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku akan membangun peralatan penangkap sampah pada tiga sungai sungai di Kota Ambon pada 12 Juni 2023 nanti. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 22 Juni 2023.

Kemudian peresmian mesin perangkap sampah ini juga, dijadwalkan akan dipasang pada 22 Juni 2023 nanti dan akan diresmikan langsung oleh Gubernur Maluku Murad Ismail.

“Pemasangan perangkap sampah pada tiga sungai besar di Kota Ambon ini bekerja sama dengan LSM Clearrivers asal Negara Belanda,”kata Kepala DLH Maluku Roy Syauta kepada wartawan di pesisir pantai Desa Galala, Sabtu (10/6/23).

Kadis menjelaskan mesin perangkap sampah akan dipasang pada tiga sungai besar di ibu kota Provinsi Maluku, yakni Wai Ruhu di desa Galala, Wai Batu Merah dan Wai Batu Gantong.

Baca Juga  CKG Sekolah Diluncurkan, Investasi Kesehatan Anak dan Remaja

“Pemasangan mesin perangkap sampah ini dinilai lebih efektif untuk menangkap sampah yang dibuang masyarakat dan terbawa dari hulu sungai hingga ke hilir, kemudian dipilah oleh pertugas dan diangkut menuju tempat pembuangan akhir (TPA),”jelasnya.

Syauta mengungkapkan rencananya memang akan di bangun mesin perangkap sampah tahun 2022 lalu, namun baru bisa terlaksana pada tahun 2023 ini.

“Mesin perangkap sampah ini sangat membantu Pemerintah Provinsi Maluku terutama Kota Ambon dalam memecahkan persoalan-persoalan sampah yang ada di Teluk Ambon ini,”ungkapnya.

Syauta meminta dengan dibangunnya mesin perangkap sampah ini, bukan berarti masyarakat harus membuang sampah di sungai.

Baca Juga  Erwan Sudaryanto: Penguatan KPH Harus Jadi Kunci Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengembangan Bioekonomi

“Karena dengan berdirinya mesin perangkap sampah itu, berarti memberikan sebuah gambaran bahwa masyarakat itu harus sadar bahwa sampah itu tidak bisa dibuang ke sungai dengan sembarangan lagi.

Syauta berharap tanggung jawab pengelolaan lingkungan bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja atau pelaku usaha saja serta masyarakat, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Seluruh persoalan lingkungan ini, kalau kita kroyok secara bersama-sama maka pasti bisa teratasi. Apalagi dengan adanya kebijakan strategi daerah yang kita punya, pasti pemilahan sampah ini bukan lagi di tempat pembuangan akhir (TPA) tapi sudah melalui sumber-sumber yang bisa mengelola sampah,”tutupnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Soal Kursi Raja-Raja di HUT Ambon, Pemkot Tegaskan: Ini Acara Pemerintahan, Bukan Acara Adat

Berita

Kondisi Pasca-Erupsi Aman, Rute Penerbangan Ambon–Jakarta–Ambon Kembali Normal

Berita

Rutan Ambon Perkuat Kesiapsiagaan, Sinergi TNI–Polri Jadi Garda Deteksi Dini Kamtib

Berita

PKKMB Unpatti 2026 Berakhir, Rektor Tegaskan Pendidikan Harus Humanis, Berintegritas dan Tanpa Kekerasan

Berita

HUT ke-451 Kota Ambon: Tantangan Makin Kompleks, Wali Kota Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama

Berita

Senandung Merdu dari Bethfage Gema di Kusu-Kusu Sereh, Pemkot Ambon Dorong Anak Muda Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Berita

Deteksi Dini Rutan Ambon Diperketat, Balok Kayu dan Material Bangunan Diamankan dari Atas Plafon

Berita

Anak Muda Ambon Unjuk Nyali! Nusa Apono Road Race 2026 Gebrak HUT ke-451