Home / Berita

Rabu, 11 Juni 2025 - 07:11 WIB

Pemerintah Kota Akan Mulai Merealisasikan Program Pemberian Insentif Kepada Tuagama Dan Penjaga Masjid

AMBON-Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) akan mulai merealisasikan program pemberian insentif bagi para tuagama, marbot atau penjaga masjid, serta penjaga rumah ibadah lainnya seperti pura dan vihara mulai Juni 2025.

Program ini merupakan bagian dari 17 program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon untuk periode 2025–2030, tepatnya poin ke-15 tentang penguatan lembaga keagamaan.

Wattimena menjelaskan, insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi para tokoh dan penjaga rumah ibadah yang selama ini telah berperan penting menjaga kehidupan sosial dan spiritual masyarakat Ambon.

“Ini adalah janji politik kami yang kini mulai kami realisasikan. Penguatan lembaga keagamaan adalah bagian penting dalam membangun kota ini,” ujar Wattimena, Selasa, (10/6/2025).

Baca Juga  Update Covid-19 : Penambahan 20 Kasus Total 14.735 Kasus

Diakui, proses pencairan insentif sempat mengalami keterlambatan, terutama dalam hal pendataan, khususnya untuk penjaga masjid atau marbot yang belum memiliki Surat Keputusan (SK) resmi.

“Untuk tuagama dari gereja itu sudah ada SK dari Ketua Majelis Jemaat masing-masing, tapi untuk marbot kita masih lakukan pendataan dan verifikasi karena mereka belum memiliki SK,” jelasnya.

Untuk menghindari kesalahan penyaluran, Pemkot Ambon kini mewajibkan adanya surat keterangan dari imam masjid sebagai dasar pemberian insentif kepada marbot.

“Kami tidak ingin insentif ini salah sasaran. Karena itu, kami minta minimal ada surat keterangan dari imam masjid agar datanya sah,” katanya.

Baca Juga  Jelang Hut Ke-25,PNM Peduli Gelar Bakti Sosial Masjid di Kota Ambon

Wattimena menargetkan pembayaran insentif ini bisa dimulai pertengahan Juni, setelah proses pemutakhiran data rampung. Ia menambahkan bahwa pemberian insentif ini juga akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kalau datanya sudah lengkap, kami siap bayarkan. Kami ingin semua unsur keagamaan, baik tua agama di gereja, penjaga masjid, pura, maupun vihara, mendapatkan perhatian yang setara,” ujar Wali Kota.

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Ambon dalam memperkuat kerukunan antarumat beragama dan mendukung peran aktif lembaga-lembaga keagamaan di tengah masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku