Home / Berita

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:22 WIB

Pemkot Ambon Lantik 170 PPPK Paruh Waktu, Wali Kota: Persoalan Tenaga Honorer Mulai Terselesaikan

AMBON–Pemerintah Kota Ambon terus menunjukkan komitmen kuat dalam menuntaskan persoalan tenaga honorer. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena saat memberikan sambutan pada acara Pengambilan Sumpah/Janji dan Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Ambon Tahun 2025, di ruang rapat Vlissingen Balai Kota Ambon, Senin (15/12/25).

Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat dalam menyelesaikan permasalahan tenaga honorer, yang secara bertahap juga dijalankan di daerah, termasuk di Kota Ambon.

“Proses penyelesaian tenaga honorer di Pemerintah Kota Ambon terus berjalan, dan hari ini kita tiba pada tahapan penting, yakni pengambilan sumpah dan pelantikan PPPK paruh waktu. Artinya, persoalan tenaga honorer yang selama ini ada, perlahan-lahan mulai terselesaikan,” ujar Wali Kota.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota mengungkapkan bahwa sebanyak 170 PPPK Paruh Waktu resmi dilantik, terdiri dari 70 tenaga teknis, 89 guru, dan 11 tenaga kesehatan.

Baca Juga  Gubernur Maluku Hadiri Pelantikan Dokter Baru Lulusan XXIV Periode 2025

“Hari ini kita bersyukur karena 170 PPPK paruh waktu berhasil kita angkat. Ini adalah jawaban atas penantian panjang saudara-saudara sekalian,” katanya.

Wali Kota juga membuka peluang bagi PPPK Paruh Waktu untuk dapat diusulkan menjadi PPPK penuh waktu apabila tersedia formasi dari Kementerian PANRB, dengan catatan menunjukkan kinerja dan disiplin yang baik.

“Kalau saudara bekerja dengan baik, mematuhi sumpah dan janji yang telah diucapkan, maka peluang untuk diangkat menjadi PPPK penuh waktu tetap terbuka, dan ini akan terus kami perjuangkan,” tegas Wali Kota.

Selain itu, Wali Kota menekankan tidak boleh ada lagi pengangkatan tenaga honorer baru di seluruh OPD, sekolah, maupun unit kerja lainnya di lingkup Pemerintah Kota Ambon. Kebijakan ini diambil sebagai langkah tegas untuk mencegah penambahan beban belanja pegawai yang saat ini telah mencapai sekitar 48 persen, melebihi batas ideal yang ditetapkan pemerintah pusat.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Apresiasi Pembentukan Posbakum di Kota Ambon

“Kita ingin persoalan tenaga honorer selesai di sini. Jangan ada lagi OPD atau sekolah yang mengangkat tenaga honorer baru. Pemerintah Kota Ambon sedang menata kembali ASN agar lebih efektif dan profesional,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk bekerja dengan sungguh-sungguh, ikhlas, dan berkontribusi nyata dalam mendukung 17 program prioritas Pemerintah Kota Ambon. Ia juga mendorong ASN untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, termasuk mengedukasi masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta keamanan Kota Ambon.

“Kalau seluruh ASN berperan aktif di lingkungan sekitarnya, dampaknya akan sangat besar. Kita punya tanggung jawab bersama untuk menjaga Ambon tetap aman, damai, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya

Share :

Baca Juga

Berita

DWP Bagian Umum Setda Kota Ambon Bekali Orang Tua dengan Pola Asuh Holistik, Siapkan Generasi Tangguh di Era Digital

Berita

Hotumese Choir Unpatti Siap Harumkan Indonesia di World Choir Games 2026 Swedia, Jadi Satu-satunya Wakil Tanah Air

Berita

Wagub Maluku Buka Rakerda II IWAPI, Tekankan Sinergi Pemerintah, Swasta dan Perbankan Dongkrak Ekonomi Daerah

Berita

Ketua IWAPI Maluku: Rakerda II Perkuat Peran Perempuan Pengusaha Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita

Hadiri Rakerda II IWAPI Maluku, Wakil Wali Kota Ambon Ajak Perkuat Kolaborasi Majukan UMKM

Berita

Wali Kota Ambon: Penataan Ruang Harus Jadi Fondasi Pembangunan Kota, Jangan Biarkan Ambon Tumbuh Tanpa Arah

Berita

Wali Kota Ambon Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran Hidup Sehat dan Siapkan Perlindungan Finansial

Berita

Lurah Rijali Ajak Warga Aktif Melapor, Jaga Kebersihan dan Dukung Penataan Lingkungan