Home / Berita

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:18 WIB

Peringati Hari Kebangkitan Nasional Polsek Manipa Gelar Sosialisasi Pendampingan Bagi Perempuan

GlobalMaluku.ID,Manipa(SBB)-Peringati hari kebangkitan nasional, Polisi Sektor (Polsek) Manipa, Seram Bagian Barat (SBB), gelar sosialisasi dan pendampingan bagi perempuan, Selasa (21/5/24).

Dengan menggandeng Direktur dan pendiri Clerry Instutut Cleffy DWI PRIHANDINI .S.Psi.M.si dan Direktur Yayasan PEDULI MALUKU INYAMA OTHE PATTY LAISINA, kegiatan yang berpusat di aula Desa Kelang Asaude, Kecamatan Manipa, di hadiri kurang lebih 70 peserta.

Kapolsek Manipa, Ipda Edwin R Mangare, mengatakan kegiatan yang digelar sebagai bentuk kesadaran atas peran perempuan yang dianggap memiliki peran vital dalam hal kepemimpinan di bidang politik dan sektor perekonomian.

“Perempuan harus mampu mengambil peran di berbagai bidang, karena sejatinya perempuan memiliki peran penting di negara,” katanya.

Baca Juga  Walikota Ambon, Perombakan Birokrasi Akan Segera Dilakukan

Menurutnya perempuan yang sehat dan tangguh akan mampu mewujudkan keluarga sejahtera dan pada akhirnya dapat membentuk negara yang kuat. Pun di bidang ekonomi, perempuan juga berperan penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat di era berkembangnya teknologi informasi saat ini.

Pasalnya perempuan sebagai tiang keluarga mesti menempatkan setiap tantangan dan keseluruhan konteks, termasuk mampu memiliki kontribusi dalam menguraikan sejumlah sampah yang bernilai ekonomis.

Pendiri Bank Sampah, George Manuhua, menjelaskan bahwa ada berbagai jenis sampah yang dapat didaur ulang menjadi berguna.

“Pelatihan ini dilaksanakan untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat supaya dapat mengolah sampah rumah tangga. Khususnya sampah organik dengan mandiri agar memperkecil volume sampah yang dibuang ke TPA,” jelasnya.

Baca Juga  Kadis Kesehatan SBB Kurang Lihai ,Pelayanan Kesehatan Terhadap Masyarakat Tidak Baik

Menurutnya, ada berbagai jenis sampah yang dapat didaur ulang menjadi sabun cuci, yang dimana merupakan cairan serbaguna yang dihasilkan dari hasil fermentasi sampah organik berupa sisa buah-buahan dan sayur, dari sampah organik hasil fermentasi.

Kegiatan tersebut juga di isi sejumlah lomba, lomba yel yel dengan slogan stop kekerasan yang di nilai langsung oleh ibu Dwi Prihandini Dimana PPK Desa Tomalehu Timur keluar sebagai juara 1, di ikuti siswa SMA 16 SBB dan juara 3 kader Posyandu Kasih Desa Tomalehu Timur.

Share :

Baca Juga

Berita

Mangkir Dua Kali dari Panggilan DPRD, Komisi I Ancam Laporkan Oknum TNI ke Mabes

Berita

Wali Kota Ambon Lantik 59 Kepala Sekolah, Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Aturan

Berita

Benhur Watubun Konsolidasikan Kader PDIP di Seram Selatan, Tekankan Militansi dan Kedekatan dengan Rakyat

Berita

Unpatti Buka Seleksi Mandiri UTBK 2026, Lebih dari 3.100 Calon Mahasiswa Perebutkan Ribuan Kursi Tersisa

Berita

Unpatti Dorong Nelayan Ureng Naik Kelas, Olah Ikan Jadi Produk Bernilai Tinggi

Berita

Wali Kota Ambon: ASN Harus Siap Melayani, Bukan Sekadar Mencari Pekerjaan

Berita

Unpatti Perkuat Jejaring Global, Duta Besar Prancis Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Riset di Maluku

Berita

Kunjungi Kejari SBT, Kajati Maluku: Jaga Integritas, Itu Mahkota Seorang Jaksa!