Home / Berita

Senin, 17 Maret 2025 - 09:48 WIB

Rumah Adat Jadi Target Mafia, Kepala Inspektorat SBB Angkat Bicara, Terkait Proyek Mangkrak Rumah Adat Negeri Niniari Gunung

PIRU-Terkait proyek mangkrak rumah adat negeri neniari, Kepala Inspektorat Indra Maruapey angkat bicara, Piru,(17/3/ 2025).

Kepala Inspekturat, kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) , Indra Maruapey, ketika dikonfirmasi media ini lewat telepon selulernya,mengatakan kami Pihak Inspektorat telah melakukan panggilan terkait dengan paket proyek rumah adat yang sampai saat ini belum ada penyelesaiannya, serta anggaran yang sudah realisasi namun hasil opname lapangan masih 40% lebih, yang seharusnya harus memenuhi 75% sesuai anggaran yang sudah terealisasi.

Kata dia, hal ini sesuai apa yang saya sampaikan kepada pak pj. Bupati, Beliau memerintahkan untuk Inspektorat melakukan langkah teknis dan Selaku Inspektur, saya memerintahkan tim melakukan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait paket pekerjaan yang bermasalah tersebut. dan
sesuai dengan Hasil Monev Tim Inspektorat. Salah satunya adalah paket pekerjaan rumah adat Neniari Gunung ini yang bermasalah dari beberapa Paket Pekerjaan yg ditemui.

Pihak Inspektorat bukan memback up saat pemanggilan pihak-pihak terkait, namun meminta penjelasan atau konfirmasi serta pertanggung jawaban serta komitmen sesuai Kontrak pekerjaan yang sudah disepakati dan ditanda tangani bersama baik Penyedia dan pihak Dinas yg diwakili oleh PPK.

Baca Juga  DPRD Desak BPBD Maluku Agar Tingkatkan Kesiagaan Menghadapi Puncak Musim Timur.

Lanjut Indra, masalah yang ditemui oleh tim monev Inspektorat, kami tindak lanjuti dengan memanggil pihak-pihak terkait
sekitar tanggal 20-21 Desember 2024 untuk dimintai pertanggung jawabannya dalam menyelesaikan pembangunan rumah adat tersebut, sesuai progres realisasi keuangannya yg diperoleh Tim Monev. Karena realisasi anggaran dari paket tersebut, sudah 75%, namun fisik dilapangan baru 40% lebih.

Paket pekerjaan sesuai Kontrak menggunakan perusahan pihak lain, dalam hal ini CV AURORA. Jika menggunakan perusahan milik orang lain, tentunya rekening yang digunakan adalah rekening dari direktur perusahaan. Disamping itu, pihak Inspektorat sendiri baru tahu ketika pemanggilan bahwa, direktur CV AURORA tidak lagi saudara Andi Nur Akbar.

Jadi dengan pemanggilan oleh pihak Inspektorat sifatnya untuk mengetahui bahwa pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas keuangan serta fisik pekerjaan, dan memastikan pihak-pihak atas paket pekerjaan tersebut siap dan bertanggungjawab untuk segera menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan nilai progres keuangan yang sudah direalisasikan.

Baca Juga  Pemkot Ambon Luncurkan Aplikasi SI LAPARD untuk Tingkatkan Transparansi dan Efisiensi Keuangan Daerah

Untuk itu, hadirnya Inspektorat melihat masalah yang sudah muncul, dimana diakhir Desember ditemui permasalahan kekurangan volume, keterlambatan pekerjaan sesuai waktu pekerjaan di dalam kontrak kerjasama dimana untuk progres fisik kurang dari progres realisasi keuangan, sehingga Inspektorat meminta pertanggung jawaban penyelesaian pekerjaan sesuai dgn bobot dari nilai yg sudah direalisasikan.

Permasalahan yang terjadi dilapangan, terkait dengan persoalan internal pihak-pihak terkait dengan pekerjaan, Inspektorat (Inspektur) tidak mau mencampuri urusan/masalah di internal diantara mereka. “Yang Inspektur tuntut ialah, harus sesuai dengan apa yang dilaporkan kepada pak. Pj. Bupati bahwa pihak-pihak terkait wajib menyelesaikan kekurangan volume dan harus menyesuaikan dengan realisasi anggaran yang sudah diterima.

Adapun kondisi ini ditemui oleh Tim Monev diantaranya adanya kelemahan pada pihak Dinas sebagai pemilik pekerjaan yang mewakili Pemda yang mana oleh Tim Monev ada dalam ruang tanggungjawab pada PPK dan KPA jika dinilai dari Aspek Pengendalian Interen atas Pengelolaan Kegiatan dalam hal ini PPK dan KPA.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Ketepatan Waktu Pembahasan KUA-PPAS 2027, Anggaran Harus Beri Dampak Nyata bagi Rakyat

Berita

Grand Opening Sarang Kawalinya Cafe & Resto, Wali Kota Ambon Dorong Kuliner Khas Maluku Jadi Ikon Pariwisata

Berita

Walpri Gubernur Maluku Minta Maaf, Ungkap Kronologi Insiden di Lapangan Merdeka: Jangan Nilai dari Video Sepotong

Berita

Ketum DPP ABPEDNAS dan Presiden AREA Indonesia Puji Pidato Kenegaraan Prabowo: Desa dan Rumah Rakyat Jadi Fondasi Indonesia Maju

Berita

Warga Ambon Diminta Waspadai Penipuan Kuota Gratis 81 GB Telkomsel

Berita

Lahirkan 15 Dokter Baru, Unpatti Teguhkan Komitmen Mencetak “Dokter Pulau”

Berita

Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Unpatti Gelar Beragam Kegiatan

Berita

Usai Hadiri Upacara HUT ke-81 RI, Anggota DPRD Maluku Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat