FOKUS GM

Home / Berita

Rabu, 21 Mei 2025 - 08:41 WIB

Tanggapi Kasus Dugaan Korupsi DD -ADD Lokki Komisi I DPRD SBB Gelar RDP

PIRU- Menyikapi kasus Dugaan Korupsi DD/ ADD Desa Loky tahun 2017/2020, yang di suarakan aliansi masyarakat desa Lokki, Komisi I DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), menggelar rapat dengar pendapat (RDP).

Adapun rapat tersebut berlansung di ruang komisi I, dengan menghadirkan inspektorat dan PemDes untuk dimintai pendapat terkait kasus dugaan penyelewengan yang dilakukan pemerintah Desa dan hingga kini belum diketahui kebenarannya secara pasti.

Ketua Komisi I Fredy Pentury dan jajaran komisi meminta Inspektorat menyiapkan hasil audit dan investigasi dugaan korupsi Dana Desa (DD)-Alokasi Dana Desa (ADD) Loki, Kecamatan Huamual yang senilai Rp1,3 miliar sesuai permintaan Kejaksaan. Senin. (19/05/2025)

Rapat dipimpin Ketua Komisi I, R. Fredy Pentury. didampingi Wakil Ketua. Rudin Tomia, Serta Anggota Komisi, M. Jhosan Kaisupy, Nurbati Tianotak, Samsul Heluth, Risno Judin, Fret Ralahalu, dan Sekwan, Syahrir Mahulette.

Baca Juga  Orno Ajak Pers Awasi BBM Satu Harga di Maluku

Pentury setelah membuka Rapat menjelaskan, Komisi I menggelar rapat dengar pendapat untuk menindaklanjuti surat masuk dari Aliansi Peduli Masyarakat Desa Loki terkait dugaan penyalahgunaan DD dan ADD tahun 2017-2020.

“Untuk menjaga legitimasi dan wibawa Lembaga yang terhormat ini, kami Komisi I merespons surat masuk ini dengan melakukan RDP di hari ini,” ujarnya.

RDP berlansung dengan penyampaian pendapat, baik dari inspektorat, Dinas Pemdes serta Aliansi masyarakat desa Lokki.
Komisi I kemudian mengeluarkan empat rekomendasi, diantaranya;

Meminta Kejaksaan Negeri Piru untuk menuntaskan kasus dugaan penyalahgunaan DD dan ADD Lokki tahun 2017-2020.

Meminta Inspektorat menyiapkan seluruh dokumen hasil audit dan investigasi dugaan penyalahgunaan DD dan ADD tahun 2017-2020 disertai dengan putusan Sidang Majelis Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (MPTGR) tahun 2024 yang merugikan negara Rp1,3 miliar, berdasarkan permintaan Kasi Intel Kejati Maluku.

Baca Juga  Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Komisi I akan melaksanakan Raker dengan Kejaksaan Negeri Piru.

Pembentukan tim evaluasi APBDES melibatkan Inspektorat, Keuangan, Dinas PMD dan para Camat.

Sebagai informasi, dugaan korupsi DD dan ADD Lokki tahun tahun 2017-2020 mencuat dari pemeriksaan Inspektorat Kabupaten SBB, antara lain; proyek pembangunan sarana air bersih sebesar Rp. 500.000.000 fiktif, mark-up dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Rp. 80.000.000, serta anggaran sebesar Rp. 600.000.000 yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kegunaannya.

Share :

Baca Juga

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan

Berita

Unpatti Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Dukung Gerakan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045