Home / Berita

Senin, 7 Februari 2022 - 11:21 WIB

Tokoh Masyarakat Serta Tokoh Agama,Pemuka Agama Sangat Penting Dalam Memberikan Sosialisasi

Saumlaki,GLOBALMALUKU.COM | Konflik antar dua negeri di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tenggah, serta menjelang pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ), tingkat Provinsi Maluku yang akan dilangsungkan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) pada 18 Maret mendatang, Bupati Kepulauan Tanimbar Petrus Fatlolon, pada Kamis (27/01/2022), mengimbau warganya untuk tidak terpancing dengan berbagai informasi menyesatkan yang dapat memecah-belah kerukunan antar umat beragama di Bumi Duan Lolat.

Menurut Bupati, tingkat kepedulian dan keterlibatan seluruh warga masyarakat merupakan kunci utama untuk mencegah konflik sosial. Masyarakat adalah tulang punggung deteksi dini yang cukup penting dan efektif dalam mencegah konflik sosial. Selain itu, kerjasama sama antar instansi pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat secara sinergis dan berkelanjutan akan menciptakan kultur yang baik demi terciptanya tatanan masyarakat yang aman, nyaman, damai, dan sejahtera.

Fatlolon menilai kalau peran penting dari tokoh agama, pemuka agama dan tokoh masyarakat, sangat berperan penting dalam memberikan sosialisasi, imbauan, dan arahan-arahan kepada masyarakat, dengan kegiatan-kegiatan pencegahan melalui khotbah-khotbah keagamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif di wilayahnya.

Baca Juga  DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

“Jelanya,Agama yang menyatukan keragaman kita, bukan agama dijadikan alat memecah belah di antara kita. Semangat inilah yang menjadi prioritas dan utama untuk kita jaga bersama-sama, agar tercipta suasana yang kondusif di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar ini” ujarnya

Dirinya mengingatkan, bahwa sejak konflik sosial yang pernah melanda hampir sebagian besar wilayah Maluku, Tanimbar termasuk kabupaten yang aman dan damai. Tingkat kerukunan umat beragama di Duan Lolat ini tidak pernah pecah. Kendati demikian, dirinya tetap mengimbau untuk mensikapi perkembangan situasi terkini yang terjadi saat ini, Bupati berharap kepada seluruh jajaran forkopimda, seluruh camat dan kepala desa-lurah, serta seluruh organisasi kaagamaan di KKT, untuk senantiasa mewaspadai setiap gerakan sekecil apapun yang bisa menimbulkan konflik sosial, dan harus diantisipasi lebih dini.

Baca Juga  Lumaesan Lebai Jadi Kades Riring

“Katanya,kalau ada riak-riak konflik, baik itu konflik horizontal maupun vertikal untuk bisa segera dicegah,” harap Fatlolon

Ia mengajak kepada para pimpinan umat beragama dan tokoh masyarakat, tokoh pemuda, agar selalu hidup dengan rukun, saling bahu-membahu dan bergotong-royong, serta selalu memperkuat persatuan, kerukunan, dan keharmonisan antar umat bergama dalam bermasyarakat. Waspadai dan jangan mudah terpancing oleh berbagai isu dan hasutan yang tidak bertanggung jawab (provokasi), yang mengarah pada perpecahan kerukunan bersama.

“Bupati juga berharap ,berhati-hatilah dan selalu bijak dalam penggunaan media sosial, serta jangan mudah terprovokasi oleh media sosial,” ingatnya.
(ab)

Share :

Baca Juga

Berita

Komisi III DPRD Maluku Desak PD Panca Karya Segera Operasikan KM Bahtera Nusantara 02, Target Berlayar Lagi Pertengahan Agustus

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku