Home / Berita

Jumat, 19 Desember 2025 - 08:32 WIB

Wali Kota Ambon: Kesiapan Generasi Muda Jadi Kunci Pembangunan Bangsa

AMBON–Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa arah pembangunan nasional ke depan tidak lagi semata berbicara soal kinerja pemerintah, melainkan tentang kesiapan generasi muda sebagai aktor utama pembangunan bangsa. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Seminar Natal Nasional 2025 yang berlangsung di Aula UKIM, Senin (15/12/25).

Dalam pemaparannya, Wali Kota menyampaikan bahwa Indonesia akan memasuki usia 100 tahun pada 2045 dan momentum tersebut harus dipersiapkan sejak sekarang melalui pembangunan kualitas generasi muda.

“Saya tidak lagi berbicara tentang bagaimana kita melihat pemerintah bekerja, tetapi bagaimana kita menaruh harapan pada generasi muda agar benar-benar siap menjadi generasi unggul untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tegas Wali Kota.

Menurut Wali Kota, bonus demografi yang akan dialami Indonesia hingga 2045 merupakan peluang strategis yang harus dimanfaatkan secara optimal. Namun, peluang tersebut hanya akan berdampak positif jika generasi muda memiliki kualitas intelektual, karakter, serta mental spiritual yang kuat.

Baca Juga  Pemkot Berhasil Dapat Opini WDP, Walikota Ambon Meminta DPRD Terus Mengawasi

“Generasi emas yang kita harapkan bukan hanya cerdas, tetapi juga berkarakter Pancasila, sehat fisik dan mental, memiliki daya saing global, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan sosial,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menekankan peran pemerintah sebagai penyusun regulasi dan kebijakan yang berpihak pada anak muda, sekaligus fasilitator yang membuka ruang partisipasi, akses pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan anak-anak muda itu sendiri, menjadi kunci untuk menyiapkan generasi penerus bangsa,” ungkap Wali Kota.

Baca Juga  Plt Sekot Meminta Pihak Inspektorat Untuk Setiap Semester Melakukan Review Laporan Dana BOS

Lebih lanjut, Wali Kota mengungkapkan empat tantangan utama generasi muda saat ini, yakni ketimpangan akses pendidikan dan keterampilan, persoalan kesehatan mental dan perilaku berisiko seperti judi online dan narkoba, pengangguran serta ketidakpastian kerja, serta disfungsi teknologi dan perubahan nilai sosial. Kondisi tersebut, menurutnya, turut mendorong maraknya praktik judi online di kalangan masyarakat.

Menutup pemaparannya, Wali Kota menegaskan bahwa upaya menyelamatkan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama.

“Semua kita dituntut untuk berperan membasmi judi online. Pemerintah memastikan bandarnya ditiadakan dan melakukan edukasi, namun masa depan bangsa ini juga ditentukan oleh pilihan generasi muda itu sendiri. Indonesia Emas 2045 bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen bangsa,” pungkas Wali Kota.

Share :

Baca Juga

Berita

Buka Seminar Keluarga Gembala GPdI Maluku 2026, Lewerissa Tekankan Penguatan Keluarga dan Peran Gereja

Berita

Lewerissa Tantang 161 Lulusan IAKN Ambon: Tingkatkan Kompetensi, Jangan Kalah Bersaing di Era Perubahan

Berita

Wali Kota Ambon: Keluarga Kuat, Fondasi Masyarakat Harmonis dan Kota yang Damai

Berita

Wagub Maluku Soroti Serapan Anggaran DAK, Minta Program Kependudukan dan Pencegahan Stunting Lebih Tepat Sasaran

Berita

Ironis! Warga Pegunungan SBB Masih Gunakan Pelita, DPRD Maluku Desak Dinas ESDM Bertindak

Berita

Audit Khusus SK Kenaikan Pangkat Bodong di Pemkot Ambon Rampung 6 November, Hasilnya Diserahkan ke Wali Kota

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Gempa Bumi

Berita

Cabai Rawit Tembus Rp160 Ribu per Kg, Pemprov Maluku Jual Rp40 Ribu Lewat Pangan Murah