Home / Berita

Rabu, 8 April 2026 - 16:58 WIB

Wali Kota Ambon Tegaskan Pembangunan Pesisir Terintegrasi, Proyek Water City Batu Merah Resmi Dimulai

Ambon – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ambon dalam membangun kawasan pesisir secara terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan saat menghadiri acara pemasangan tiang pembangunan proyek Water City Pasar Batu Merah, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Maluku, Kapolda Maluku, perwakilan Pangdam XV/Pattimura, Raja Negeri Batu Merah, jajaran pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Batu Merah merupakan bagian dari konsep besar pengembangan kawasan pesisir yang dikenal sebagai Ambon Water Grosir.

“Kita berharap pembangunan di sepanjang pesisir Teluk Ambon dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan presisi, sehingga kawasan ini menjadi lebih indah dan terawat,” ujar Wattimena.

Penataan Ruang Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menurutnya, kawasan sepanjang Jalan Pantura III hingga Batu Merah telah masuk dalam perencanaan tata ruang yang matang. Pemerintah berupaya memastikan pemanfaatan ruang di wilayah pesisir dilakukan secara optimal dan sesuai aturan.

Baca Juga  Gereja dan Pemerintah Kota Ambon Bersinergi Wujudkan Kota Religius dan Sejahtera

Ia menambahkan, pembangunan pasar ini diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus mendukung penataan kawasan agar lebih tertib dan rapi.

“Dengan adanya pasar yang baru, kita ingin tidak ada lagi pedagang yang berjualan di badan jalan maupun di sepanjang pantai,” tegasnya.

Penataan tersebut diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas sekaligus menjaga keindahan kawasan pesisir Teluk Ambon.

Fokus Lingkungan: Hentikan Sampah ke Laut

Selain aspek ekonomi dan tata ruang, perhatian serius juga diberikan pada pengelolaan lingkungan. Wali Kota menegaskan bahwa praktik pembuangan sampah ke laut harus dihentikan.

“Kita ingin memastikan bahwa pasar yang baru ini tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah ke laut. Pengelolaan sampah harus dilakukan secara profesional,” katanya.

Baca Juga  Kepemimpinan AMANUSA Berpotensi Menciptakan Segregasi Di Kalangan Masyarakat

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung wajah baru Teluk Ambon yang bersih dan tertata.

Apresiasi Dukungan Pemerintah Provinsi

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku atas dukungan yang diberikan dalam pembangunan proyek ini.

Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah kota dan provinsi menjadi kunci keberhasilan pembangunan berskala besar seperti Water City Batu Merah.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Semoga proyek ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan perekonomian, tetapi juga menciptakan kawasan pesisir yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.

Acara ditutup dengan harapan agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Share :

Baca Juga

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku

Berita

Kehadiran Anggota DPD RI Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat

Berita

Pemerintah Kota Ambon Salurkan 100 Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Berita

Kejati Maluku Kembali Wujudkan Perdamaian Lewat Mekanisme Keadilan Restoratif

Berita

Walikota Ambon Letakkan Batu Penjuru Pembangunan Pastori 1 Jemaat GPM Nazareth