Home / Berita

Rabu, 5 Juli 2023 - 02:21 WIB

Wattimena,Angka Kemiskinan di Kota Ambon Capai 4,68 Persen

GlobalMaluku.ID,AMBON-Penjabat Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena mengungkapkan angka kemiskinan di kota berjuluk manise ini capai 4,68 persen.

Angka tersebut berdasarkan data terakhir yang dirangkum per tahun 2022.

Kata dia, angka tersebut mengalami penurunan dari yang sebelum 5,02 persen di tahun 2021 lalu.

“Pada tahun 2018 tingkat kemiskinan Kota Ambon tercatat sebesar 4,72 persen dan tahun 2021 tingkat kemiskinan tercatat sebesar 5,02 persen. Namun demikian, tingkat kemiskinan di tahun 2022 mengalami penurunan menjadi 4,68 persen,” kata Wattimena, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga  Wattimena,Hardiknas Momentum Hari ini akan Berikan Dampak positif Bagi semua orang

Ia mengakui, angka kemiskinan itu terjadi lantaran seiring meningkatnya jumlah penduduk di Kota Ambon.

Baca Juga  Ini Ketegasan Ketua DPRD Maluku Terkait P3K Murni Dan P3K Paru Waktu Serta Penundaan Pengangkatan CPNS

Meningkatnya jumlah penduduk itu tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang layak bagi warga kota.

“Itu yang menjadi penyebab utama masih adanya angka kemiskinan di Kota Ambon,” ujarnya.

Wattimena berharap, angka kemiskinan ini dapat terselesaikan seiring berjalannya waktu.

“Tentu ini yang menjadi harapan kami semua,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Bodewin Resmi Buka Soekarno Cup U-17: Dorong Kebangkitan Olahraga dan Bibit Muda Ambon

Berita

Rangkaian Pattimura Festival 2026 Resmi Dibuka, Ambon Canangkan HUT ke-451 dengan Semangat Pembaruan

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan