Home / Berita

Rabu, 30 Juli 2025 - 14:21 WIB

Wawali Ambon Dukung Bimtek Saniri Negeri dan Program Jaga Desa

AMBON- Pemerintah Kota Ambon dengan tegas mendukung peningkatan kapasitas lembaga Saniri Negeri dalam tata kelola pemerintahan desa melalui pelatihan teknis (Bimtek) dan kerja sama strategis, termasuk melalui program Jaga Desa bersama Kejaksaan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisuta, usai menghadiri kegiatan bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Maluku yang bertempat di Aula 151 Binaya Ambon Selasa,29 Juli 2025.

Kepads awak media Toisuta mengapresiasi pelaksanaan bimtek yang diadakan secara umum untuk seluruh kabupaten/kota, namun berharap ke depan kegiatan ini dapat disesuaikan secara lebih spesifik di masing-masing daerah

“Kami menyambut baik kegiatan ini, dan berharap ke depan pelaksanaannya bisa lebih spesifik di tingkat kota Ambon, agar seluruh Saniri Negeri bisa memahami secara teknis peran mereka dalam mendampingi kepala pemerintahan negeri,” ungkap Wawali Ambon,Toisuta.

Baca Juga  Api Maluku Mendukung DPRD Provinsi Untuk Segera Bentuk Pansus Usut Dugaan Pelanggaran oleh PT BBA

Menurutnya, pemahaman terhadap regulasi seperti Undang-Undang Desa serta aturan turunannya sangat penting agar Saniri Negeri mampu menjalankan fungsi legislasi dan pengawasan secara optimal.

Lebih lanjut, Toisuta juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga penegak hukum, salah satunya melalui Program Jaga Desa yang saat ini dijalankan bersama Kejaksaan. Program ini dinilai sangat membantu pemerintah negeri dalam mengelola dana desa secara akuntabel, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

“Program ini bukan semata-mata untuk mencari-cari kesalahan, tetapi sebagai bentuk pendampingan dari Kejaksaan agar para pemangku kepentingan dapat mengeksekusi anggaran desa secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga  Buka Puasa Bersama BRI Cabang Masohi dan PWI Malteng

Wakil Wali Kota juga menegaskan bahwa pendampingan sejak awal adalah langkah strategis untuk mencegah penyimpangan, bukan menindak setelah terjadi pelanggaran.

“Ini sangat bermanfaat, agar dana desa tidak disalahgunakan. Pendampingan sejak awal akan membuat tata kelola lebih aman dan terarah,” tambahnya.

Ia berharap pelatihan dan program-program strategis semacam ini terus dilakukan secara berkelanjutan dan terkoordinasi dengan baik, terutama dalam konteks memperkuat integritas lembaga desa dan mempercepat pembangunan berbasis komunitas di Kota Ambon.

Kegiatan bimtek dan kerja sama lintas sektor ini sejalan dengan visi misi Pemerintah Kota Ambon dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Bimas Kristen Malteng: Klaim Bergabung dengan Sinode dan PGI Harus Melalui Prosedur Resmi

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan