Home / Berita

Selasa, 30 Agustus 2022 - 01:28 WIB

Tim MPC KPK dan Kemdagri sambangi Malteng

MASOHI, Global Maluku.ID |Tim Monitoring Center for Prevention (MCP) lembaga anti rasuah, KPK dan Kemenrian Dalam Negeri, Senin (30/8) menyambangi Kantor Pemkab Malteng.

Bertempat di lantai 3 Operation Room Kantor Bupati Malteng, pertemuan yang digagags dengan para pimpinan lingkup pemkab Malteng ini dekemas dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Terintegrasi (Korsupgah)
di Lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2022.

Korsupgah KPK merpwkan penjabaran dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Bahwa, KPK bertugas melakukan koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi melalui program MCP yang meliputi delapan area intervensi. MCP sendiri merupakan bagian dari pelaksanaan reformasi birokrasi secara nasional dan upaya mendukung Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

Baca Juga  Bupati Maluku Tengah 'Gebrak' OPD: Disiplin dan Akuntabilitas Jadi Prioritas

Ada delapan area intervensi MCP adalah : perencanaan dan penganggaran APBD; Pengadaan barang dan jasa; perizinan; pengawasan APIP; manajemen ASN; optimalisaisi Pajak daerah; manajemen aset daerah; serta tata kelola Keuangan desa.

Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua melalui ssmbutannya mengungkapkan memaparkan capaian kinerja kepala perangkat daerah Tahun 2021 dimana segenap tim MCP KPK Kabupaten serta seluruh unsur yang terlibat dalam pencapaian KORSUPGAH.

“Capaian Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah sebesar 86.22 % atau meningkat dari tahun 2020 yang capaiannya 78.37%. Untuk tahun 2022, capaian kita sebesar 41% per tanggal 27 Agustus dan masih terus dilakukan konsolidasi secara kontinyu agar perangkat daerah dapat memaksimalkan pencapaian indikator dan sub indikator pada masing-masing area intervensi,” ujarnya.

Baca Juga  Serahkan Sertifikat Admin Pengelola Website , Ini Harapan Pj Wali Kota Ambon

Terkait itu, bupati berharap seluruh pimpinan OPD dapat memelihara komitmen dan integritas sehingga capaian MCP pada tahun 2022 semakin baik.

Komitmen dan integritas, sebut bupati penting. Sebab, selaku penyelenggara Negara, ASN bertanggung jawab melaksanakan Reformasi Birokrasi dalam mewujudkan good governance, akuntabilitas dan birokrasi yang melayani.

Terkait dengan itu, bupati berharap, kegiatan rapat koordinasi MCP saat itu dapat diikuti secara serius oleh segenap pimpinan OPD. Menjadikan forum saat itu untuk berkonsultasi secara teknis dengan Tim MCP dari KPK dan Kemendagri.

“Semoga capaian kita di tahun ini naik, sebagai wujud keseriusan daerah dalam upanya pencegahan tindak pidana korupsi di Kabupaten Maluku Tengah,” bupati mengakhiri.

Share :

Baca Juga

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku

Berita

Kehadiran Anggota DPD RI Dorong Sinergi Percepatan Pembangunan di Kabupaten Seram Bagian Barat

Berita

Pemerintah Kota Ambon Salurkan 100 Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H

Berita

Kejati Maluku Kembali Wujudkan Perdamaian Lewat Mekanisme Keadilan Restoratif

Berita

Walikota Ambon Letakkan Batu Penjuru Pembangunan Pastori 1 Jemaat GPM Nazareth