Ambon – Proses seleksi jabatan Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon memasuki babak penentuan. Setelah mendapat respons dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas surat resmi yang diajukan Pemerintah Kota Ambon, Panitia Seleksi resmi menetapkan tiga nama yang lolos dan akan mengikuti tahapan selanjutnya.
Ketiga pejabat yang masuk dalam daftar calon Sekkot Ambon tersebut adalah Apries B. Gaspersz yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon, Robert Sapulette yang kini mengemban tugas sebagai Penjabat Sekretaris Kota Ambon, serta Steven Dominggus, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Ambon.
Nama-nama tersebut kini telah diserahkan kepada Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, untuk menjalani tahapan akhir sebelum penetapan pejabat definitif.
Dikonfirmasi awak media di Balai Kota Ambon, Senin (8/6/2026), Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Ambon berencana menggelar wawancara terbuka bagi ketiga kandidat dalam waktu dekat.
Menurutnya, meskipun tahapan tersebut bukan merupakan kewajiban dalam proses seleksi jabatan pimpinan tinggi, namun langkah tersebut dianggap penting sebagai bentuk keterbukaan kepada publik.
“Wawancara ini sebenarnya tidak wajib dilakukan. Namun kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat tiga calon Sekretaris Kota Ambon yang nantinya akan membantu menjalankan roda pemerintahan daerah,” ujar Wattimena.
Ia menjelaskan, saat ini pemerintah kota sedang mempersiapkan seluruh kebutuhan teknis untuk pelaksanaan wawancara terbuka tersebut. Melalui forum itu, masyarakat dapat mengetahui gagasan, kapasitas, serta komitmen masing-masing kandidat dalam mendukung pembangunan Kota Ambon.
Saat ditanya mengenai kapan nama Sekkot definitif akan ditetapkan, Wali Kota menegaskan bahwa keputusan belum akan diambil sebelum seluruh tahapan, termasuk wawancara terbuka, selesai dilaksanakan.
“Setelah wawancara dilakukan, barulah proses penentuan dan keputusan akhir akan diambil,” katanya.
Jabatan Sekretaris Kota sendiri merupakan posisi strategis dalam struktur birokrasi pemerintahan daerah. Sebagai pejabat karier tertinggi di lingkungan pemerintah kota, Sekkot memiliki peran penting dalam mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan serta memastikan program-program pemerintah berjalan efektif dan sejalan dengan visi dan misi kepala daerah.
Karena itu, figur yang terpilih nantinya diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan manajerial dan kepemimpinan birokrasi yang kuat, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak reformasi birokrasi dan pelayanan publik di Kota Ambon.
Dengan masuknya tiga nama terbaik ke tahap akhir seleksi, publik kini menantikan siapa yang akan dipercaya menduduki kursi Sekretaris Kota Ambon definitif untuk mendampingi Wali Kota dalam mewujudkan agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat ke depan.





































