Home / Berita

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:13 WIB

Kampus Ditantang Jadi Pabrik Talenta Musik, Wali Kota Ambon Dorong Lahirnya Generasi Baru Musisi Dunia

AMBON – Status Kota Ambon sebagai Kota Musik Dunia bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk terus melahirkan musisi-musisi berkualitas dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk perguruan tinggi.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, menegaskan bahwa kampus harus mengambil peran lebih besar dalam membangun ekosistem musik yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, Ambon selama ini dikenal sebagai gudang talenta musik nasional, namun potensi tersebut perlu terus dipupuk melalui pendidikan yang terstruktur dan berorientasi pada pengembangan kreativitas generasi muda.

Ia menilai perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan akademis, tetapi juga menjadi ruang lahirnya inovasi, kreativitas, dan talenta musik yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Predikat Kota Musik Dunia harus diwujudkan melalui karya nyata. Karena itu, kampus-kampus di Ambon perlu menjadi wadah yang melahirkan lebih banyak musisi hebat yang mampu membawa nama daerah ke panggung dunia,” ujarnya dalam kegiatan yang menghadirkan civitas akademika dan pegiat musik di Kota Ambon.

Baca Juga  PWI Pusat Finalisasi Draf AD/ART, KEJ, dan KPW, Siap Disahkan di Konkernas 2026

Menurut Wattimena, pengembangan sektor musik tidak bisa hanya bertumpu pada bakat alamiah masyarakat Ambon. Dibutuhkan dukungan pendidikan, riset, pelatihan, hingga kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas seni, dan pelaku industri kreatif agar potensi tersebut dapat berkembang secara maksimal.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kurikulum dan program-program kreatif yang dapat mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya musik berkualitas. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Ambon mempertahankan predikat sebagai bagian dari jaringan Kota Kreatif UNESCO di bidang musik.

Baca Juga  Sinergi Jaga Banda, Kalapas Bandanaira Hadiri Pemusnahan 1.100 Liter Miras

Lebih jauh, Wattimena berharap kampus tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat inkubasi talenta yang mampu mencetak penyanyi, pencipta lagu, komposer, arranger, hingga pelaku industri musik masa depan.

“Ambon memiliki sejarah panjang dalam dunia musik. Tantangannya sekarang adalah bagaimana regenerasi terus berjalan sehingga akan selalu lahir talenta-talenta baru yang mampu mengharumkan nama Ambon, Maluku, bahkan Indonesia,” katanya.

Dorongan tersebut mendapat perhatian luas karena sejalan dengan visi menjadikan musik sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif yang mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat identitas Ambon sebagai kota yang dikenal dunia melalui karya dan talenta musiknya.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Tiga Pilar Kepemimpinan Saat Buka PKJL AMGPM Dakota

Berita

Sekot Ambon Dorong Percepatan Penetapan Raja Definitif di 7 Negeri

Berita

Sekot Ambon: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Ruh Pelayanan Aparatur Negara

Berita

Wali Kota Ambon Apresiasi Kehadiran Point Coffee Gedhe, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Rp38 Miliar Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Maluku Disorot, DPRD Minta Data Segera Disinkronkan

Berita

Desy Hallauw: Damkar Hadir di Garis Depan, Warga Harus Dapat Rasa Aman

Berita

Noaf Rumauw Sentil Pelayanan BPJS: “Urus Nyawa Orang, Bukan Sekadar Administrasi”

Berita

Wali Kota Ambon Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan Publik