Home / Berita

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Bupati Malteng Buka Latsar CPNS 2026, Tegaskan ASN Harus Disiplin, Berintegritas dan Berorientasi Pelayanan

MASOHI – Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, S.P., M.AP, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan III Angkatan 40–43 dan Golongan II Angkatan 17–18 Lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026, Jumat, 11 September 2026.

Pembukaan Latsar tersebut menjadi momentum bagi para CPNS untuk mempersiapkan diri menjadi aparatur sipil negara yang memiliki karakter, kompetensi, disiplin, integritas, serta jiwa pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain menegaskan bahwa Latsar tidak boleh dipandang hanya sebagai formalitas untuk mendapatkan sertifikat. Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan proses penting dalam membentuk karakter dan kompetensi calon aparatur negara.

“Latsar ini bukan sekadar formalitas. Bukan hanya supaya nanti dapat sertifikat, lalu selesai. Ini adalah proses untuk membentuk karakter, kompetensi, disiplin, integritas, dan jiwa pengabdian saudara sebagai calon aparatur negara.”

Ia mengingatkan para peserta bahwa keputusan menjadi ASN sekaligus berarti memilih jalan untuk melayani masyarakat. Karena itu, status sebagai CPNS bukan alasan untuk merasa telah mencapai tujuan akhir.

“Jangan berpikir, ‘Saya sudah lulus CPNS, berarti aman.’ Saya tegaskan, itu belum. Justru setelah ini tanggung jawab saudara semakin besar,” tegasnya.

Masyarakat Semakin Kritis

Bupati juga menyoroti tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah yang semakin tinggi. Menurutnya, ketika masyarakat membutuhkan pelayanan, pemerintah harus hadir dan memberikan solusi.

Karena itu, para CPNS diminta membangun kebiasaan bekerja dengan baik, disiplin, loyal, memiliki integritas, serta terus meningkatkan kemampuan melalui proses belajar.

Baca Juga  Kunjungi Mako Brimob Kompi 2 Yon B Pelopor Piru, Ini Yang Dikatakan Kapolres

“Masyarakat kita sekarang ini semakin kritis. Ketika mereka membutuhkan pelayanan pemerintah, pemerintah harus hadir dan memberikan solusi,” katanya.

Latsar Daring Bukan Berarti Santai

Dalam pelaksanaan Latsar tahun ini yang dilakukan secara daring, Bupati secara khusus meminta peserta tetap mengikuti seluruh tahapan secara serius dan bertanggung jawab.

Ia mengingatkan agar peserta tidak menganggap pelaksanaan dari rumah berarti pengawasan menjadi longgar. Peserta harus hadir tepat waktu, mengikuti materi, mengerjakan tugas dan aktif dalam seluruh proses pembelajaran.

“Daring itu bukan berarti santai,” tegasnya.

Bupati bahkan meminta BKPSDM melakukan monitoring dan evaluasi secara serius. Peserta yang tidak disiplin atau tidak mengikuti proses sebagaimana mestinya harus diberikan evaluasi sesuai ketentuan.

“Jangan dipaksakan lulus,” ujarnya.

ASN Harus Berpegang pada Nilai BerAKHLAK

Zulkarnain juga mengingatkan peserta agar menjadikan nilai-nilai BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sebagai ASN, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya dihafalkan atau diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan pekerjaan sehari-hari.

“Kalau masyarakat datang, layani dengan baik. Kalau masyarakat bertanya, jawab dengan sopan. Kalau ada persoalan, cepat cari dan temukan solusinya,” pesannya.

Bupati menegaskan bahwa wajah ASN merupakan wajah pemerintah. Pelayanan yang ramah, disiplin, cepat dan mampu memberikan solusi akan membuat masyarakat merasakan kehadiran pemerintah.

Baca Juga  Pemerintah Kota Ambon memperingati Hari Anak Nasional ke-41

Sebaliknya, pelayanan yang lambat dan tidak peduli akan berdampak langsung pada penilaian masyarakat terhadap pemerintah.

Bangun Birokrasi yang Hadir dan Memberikan Solusi

Lebih lanjut, Bupati menyebut para peserta Latsar sebagai bagian dari masa depan birokrasi Kabupaten Maluku Tengah. Ia berharap setelah mengikuti pelatihan, para CPNS tidak hanya memiliki kemampuan teknis dalam bekerja, tetapi juga memahami kepada siapa pengabdian mereka diberikan.

“Kita bekerja untuk masyarakat. Kita digaji oleh negara. Dan negara mempercayakan kepada kita untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh peserta bersama-sama membangun birokrasi Maluku Tengah yang hadir, bekerja, melayani, dan memberikan solusi.

Pada akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada BPSDM Provinsi Maluku, para Widyaiswara serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan pelaksanaan Latsar.

Ia kemudian secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Angkatan 40–43 dan Golongan II Angkatan 17–18 Lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2026.

Menutup sambutannya, Bupati Zulkarnain juga menyampaikan pantun yang menekankan semangat pengabdian para peserta:

Pergi ke Masohi membeli kenari,
Singgah sebentar menyapa kawan.
Saudara terpilih menjadi abdi negeri,
Jadilah ASN yang memberi pengabdian.

Sementara pantun kedua mengajak para CPNS memulai pengabdian dengan ketulusan, kedisiplinan dan kesetiaan untuk Maluku Tengah.

(Kang Joe)

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Dorong TP-PKK Jadi Mitra Strategis, Bidik Optimalisasi PAD

Berita

Pemda SBB Bentuk Tim Khusus Bahas Aspirasi Warga Amaina, Renovasi Masjid Ditunda Sementara

Berita

Lepas 39 Calon Praja IPDN, Gubernur Lewerissa Tekankan Disiplin dan Jaga Nama Baik Maluku

Berita

Puncak Dies Natalis ke-22, Pascasarjana Unpatti Gaungkan Kolaborasi Riset Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita

Buka ICESAS 2026, Gubernur Maluku Dorong Riset Tak Berhenti di Forum, Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita

Sumpah Pemuda ke-98, Unpatti Dorong Generasi Muda Maluku Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045

Berita

Pemkot Ambon Buka Suara soal Kisruh Tirta Yapono dan PT DSA, Tegaskan Pengangkatan Direksi Harus Sesuai Hukum

Berita

Sumpah Pemuda ke-98, Menpora Paparkan 3 Pilar Karakter Pemuda, Ini Pesannya