Home / Berita

Senin, 20 November 2023 - 10:57 WIB

Memalukan, 15 Tenaga Lepas Petugas Kebersihan Kepung kantor Bupati SBB Dengan Tumpukan Sampah

GlobalMaluku.ID,Piru-Terlihat mulai mencuci tangan, Pj Bupati SBB Jendral TNI Andi Chandra as’adudin seakan melemparkan kesalahan kepada salah satu kepala dinas di lingkup Pemerintah kabupaten SBB Provinsi Maluku.

Beredar video penjelasan Pj Bupati kepada wartawan di depan kantor bupati, Senin (20/11/2023).

Penjelasan Pj Bupati itu, saat 4 truk sampah yang di bawakan oleh 15 petugas kebersihan dan di buang di depan kantor Bupati.

Dalam isi video tersebut Pj Bupati memang tipe pemimpin yang tidak mau menerima kritikan dan selalu membela diri, serta suka melimpahkan kesalahan kepada bawahannya,

Pj Bupati juga terlihat memiliki tingkat kecurigaan yang cukup tinggi, pantasan saja ada OPD yang mengatakan Pj Bupati itu mengatakan kepada mereka, jangan kan kalian para OPD, sombar saya sendiri pun saya curigai.

Sifat ini terlihat jelas pada penjelasan dalam video di depan kantor Bupati kepada wartawan.

Dimana Pj Bupati menganalisah kalau sampah yang di bawa oleh mereka 15 tenaga lepas ini, adalah sampah yang berasal dari luar kota kabupaten, karena Pj Bupati mendapat kabar kalau bak pada 4 mobil itu sejak awal kosong, kok kenapa tiba tiba sudah ada isinya, sehingga Pj Bupati menduga aksi ini, seakan sudah di rencanakan.

Baca Juga  Gubernur Maluku Lepas Sejumlah Bantuan Sosial Untuk Kabupaten Malteng Desa Masihulan

Ada saja pembelaan yang di lakukan oleh Pj Bupati terhadap dirinya, padahal kalau kita lihat, jumlah petugas kebersihan ini cuma 15 orang, masa 15 orang punya admitrasi pembayaran gaji harus di buat sampai memakan waktu selam 3 bulan lama nya ?

“Karena penjelasan Pj Bupati begitu.

Untuk di ketahui, hari ini Senin 20 November 2023, warga SBB di kejutkan dengan aksi 15 tenaga kebersihan kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)mengepung kantor bupati dengan puluhan ribu jenis sampah.

Puluhan ribu jenis sampah milik masarakat SBB ini, di angkut oleh petugas kebersihan menggunakan 4 truk mobil sampah milik pemerintah daerah, dan sampah -sampah itu di bawa dan di hamburkan di depan kantor Bupati Kabupaten SBB.

Aksi ini di lakukan oleh 15 petugas kebersihan di karenakan gaji mereka selama 3 bulan, belum di bayar oleh pemerintah daerah.

Baca Juga  Pentingnya Pemutakhiran Data Tindak Lanjut APIP dan BPK, Ini Harapan Pj Bupati SBB

Memang kabupaten SBB semenjak di pimpin oleh Jendral TNI Andi Chandra as’adudin, banyak masalah yang sering terjadi, dan yang paling sering terjadi adalah massalah yang berhubungan dengan uang, mulai dari masalah yang besar sampai dengan masalah yang sekecil seperti yang sekarang ini sedang terjadi.

Masalah ini sontak menjadi pembahasan di grup- grup watsap, di rumah- rumah makan, bahkan sampai pada ibu- ibu di pasar kota Piru.

Bayangkan saja, nasip 15 orang tenaga kebersihan bisa memakan waktu sampai 3 bulan pembuatan adminitrasi nya, bagaimana kalau 900 guru non sertifikasi, lalu kemudian gaji P3K, di susul lagi dengan utang pihak ke tiga, bisa di pastikan Desember ini, bakal terjadi Pemalangan jalan dan kantor kantor yang lain, di lingkup pemerintahan, di akibatkan ketidak mampuan Pj bupati, jendral TNI Andi Chandra.
Yang paling aneh kenapa hak -hak mereka para pekerja atau pegawai honorer, harus ada ribut Baru bisa di bayar, ada apa di balik semua ini ?

Share :

Baca Juga

Berita

Aksi Blokade Jalan di Seram Picu Lumpuhnya Transportasi, Warga Tuntut Penanganan Serius Kasus Pencurian Cengkih

Berita

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Berita

DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Berita

DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Berita

Wali Kota Ambon Tutup Workshop UNDERVAC-ID, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Berita

Kosgoro Maluku Gelar Musda II, Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan Global

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan