Home / Berita

Selasa, 16 Januari 2024 - 01:26 WIB

Diduga Makelar Tanah Ulayat, Ketua BPD Bersama Pj Desa Lokki Meraup Keuntungan Besar Dari Abidin Pihak BPDM Di Ambon

GlobalMaluku.ID,PIRU-Kasus mafia tanah sering terjadi di mana-mana. Mafia tanah yang berkeliaran di desa Lokki Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) tak lain dan tak bukan ketua BPD Richard Purimahua dan Pj Desa Lokki Ambrosius Puttileihalat, ulah mereka membuat warga resah.

Hal ini di sampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat desa Lokki, pada media ini yang tidak ingin namanya di publikasikan,Selasa(16/1/2024).

Sumber mengatakan, selama ini kami sudah mengingatkan BPD untuk rapat bersama kami masyarakat desa tapi tidak pernah ada, begitu pula dengan Pj Desa Lokki Ambrosius Puttileihalat ,juga tidak pernah ada di tempat, bahkan untuk berada pada kantor desa-pun tidak pernah berkantor.

Sebelumnya di beritakan oleh GlobalMaluku, terkait dengan tanah yang di jual oleh Pj Desa Lokki, terhadap salah satu pihak Bank di Ambon yaitu PT. Bank Maluku melalui, Direktur Kepatuhan Bank Maluku-Maluku Utara, Abidin.

Baca Juga  PROMAL GELAR PENILAIAN KINERJA DAN AKSI KONVERGENSI PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING TERINTEGRASI TAHUN 2023

Dilansir dari pemberitaan sebelumnya Abidin Direktur Kepatuhan Bank Maluku-Malut ini mengatakan, kepada GlobalMaluku sebelumnya, kalau memang hal-hal yang belum di selesaikan di desa dengan masyarakat, berarti dirinya tidak mau lagi untuk membangun Bank Maluku di wilayah Desa Lokki.

Tapi fakta lapangan membuktikan bahwa penggusuran tanah tetap di lakukan, ketika dipantau oleh media ini ternyata hal tersebut betul adanya, sudah terjadi penggusuran tanah sampai dengan saat ini.Berarti apa yang dikatakan Abidin pada media ini semuanya tidak benar.

Kata sumber lagi, di duga Direktur Kepatuhan Bank Maluku-Maluku Utara, dia beli tanah di wilayah kami bukan atas nama Bank Maluku, akan tetapi atas nama pribadi, nanti kalau Bank mau beli barulah dia jual, jadi menurut masyarakat setempat dia itu makelar, tandas sumber.

Untuk mempertanyakan kasus tanah tersebut,GlobalMaluku lewat Via telepon untuk berkomunikasi dengan ketua BPD desa Lokki tapi tidak ada respon dari Purimahua alias Reki sampai saat ini.

Baca Juga  Jumlah Santunan Menurun, Dirut Jasa Raharja Ungkap EfektivitasProgram Keselamatan dan Penanganan Kecelakaan Periode Mudik 2024

Dan juga menyangkut dengan ketidak hadiran Pj desa Lokki di kantor sampai saat ini,”kami mau mengurus hal-hal terkait dengan masyarakat yang harus di selesaikan di Desa, Puttileihalat tidak pernah ada,bebernya.

Sumber menjelaskan, Pj Desa Lokki punya tugas di Desa kami ini bukan datang ukur tanah lalu jual tanah ulayat dan tanah masyarakat terhadap PT Bank Maluku dan Malut, dan bekerja sama dengan para makelar-makelar tanah.

Lanjutnya, bukan datang di desa kami pada waktu pencairan dana ADD dan DD langsung balik lagi ke Piru , ini tabiat pemimpin yang tidak perlu di contohi oleh para pj Desa yang lain, pungkasnya.

Sumber juga dengan tegas menyampaikan, kepada pemerintah daerah SBB agar segera mengevaluasi Pj Desa Lokki dan menggantikannya, karena dirinya tidak becus memimpin Desa kami, tegasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan