GlobalMaluku.ID,Ambon-Aksi bersih negeri peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sukses dilaksanakan pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Aksi tersebut digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan(KLHK)secara serentak di seluruh Provinsi di Indonesiadan berlangsung secara virtual dengan mengusung tema ‘atasi sampah Plastik dengan cara Produktif.
Sementara di Maluku pemerintah Provinsi melaksanakan di Kota Ambon,tepatnya di tanjung Marthafons dan di bawa Jembatan Merah Putih(JMP), Jumat(8/3/2024).

Hadir dalam aksi tersebut, mewakili Gubernur Maluku Plt Asisten II suryadi Sambirin, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah KLHK Fahrizal Fitri , Kepala Dinas DLH Drs. Roy. C. Syauta,M.Si, Kepala dinas Kehutanan Haikal Baadila, Direktorat Jenderal PSNB3.
“kegiatannya tersebut juga melibatkan, peserta siswa SMA dan SMK, BUMN
Pertamina Patra Niaga, PT.PLN Persero, Semen Tonasa,pegiat komunitas lingkungan dan instansi vertikal lainnya.
Dalam sambutannya,Staf Ahli Menteri ,Fahrizal Fitri mengatakan,Aksi Bersih negeri 2024 di Provinsi Maluku, terselenggara karena kerjasama dan partisipasi kolaborasi yang baik antar Pemerintah Daerah Provinsi Maluku dan Pemerintah kota Ambon.
Ia juga menyampaikan kegiatan aksi yang telah di lakukan tadi pagi sampai dengan selesainya kegiatan aksi yang dipusatkan di pantai Marthafons dan jem atan Merah Putih(JMP), yang diikuti kurang lebih, 250 sampai 300 peserta. Yang terdiri dari teman-teman OPD Provinsi Maluku dan Kota Ambon serta para sponsor dari Pertamina, Semen Tonasa, Para Siswa SMA dan SMK, Bak Sampah Bumi lestariku Maluku, Bak Sampah Bumi Lestari Maluku Mekar, Bak Sampah Induk Kota Ambon, Bak Sampah Astonia, bak Sampah Wara dan bak Sampah Amantelu I dan II, serta Malucas cuastaker Akapela saka kapataru dan persatuan Pamuwisata Seram Maluku, kepala Desa Poka dan kepala desa Rumah Tiga.Dan Sampah yang berhasil dikumpulkan dalam waktu kurang lebih satu setengah jam, menghasilkan Sampah 1,5 ton ini sangat luar biasa, ungkap Fahrizal.
Kata dia, Sampah yang berada dalam teluk ini seandainya betul-betul kita kelola, kita manfaatkan dan kita bersihkan, saya rasa apabila di buat agenda rutin di setiap saat apakah pada setiap jumat bersih pantai dan diminta pada masing-masing wilayah atau negeri dan desa, saya pikir permasalahan Sampah ini bisa ditanggulangi, ujarnya.
“Saya melihat sejarahnya kota Ambon ini adalah kota Adipura, apalagi saya pertama masuk kota Ambon ada motonya Ambon Kota Manise, ini harusnya bisa disesuaikan. Ambon dulu pernah tujuh kali mendapat Adipura Kota bersih,” nah sekarang harusnya dikembalikan lagi sehingga disaat orang berkunjung ke Kota Ambon betul-betul melihat yang namanya slogan Ambon Manise, itu betul-betul kelihatan bahwa senyatanya betul-betul bersih, manis, sehingga tinggal sedikit dipoles, karena kota ini berada dalam teluk dan punya pantai yang bagus dan Topugrafik yang sangat indah. Kawasan dilingkungan sini masih hijau tinggal pengelolaan sampahnya, kata Fahrizal.
Ia juga berpesan , seandainya memang nanti didalam susunan anggaran ,dorong kepada OPD-OPD yang mengolah kebersihan lingkungan itu diberikan anggaran yang layak, sehingga betul-betul bisa lakukan operasional dan ini bisa kita lihat dari teman-teman PLN dan Semen Tonasa bagaimana mereka bisa terlibat, jadi para komponen saya pikir melalui program CSR mereka bisa mengembangkan kegiatan-kegiatan kebersihan di kota Ambon ini, tandasnya.
Kita berharap kedepan terjadi peningkatan kebersihan dikota Ambon ,walaupun tantangan kita bagaimana mensosialisasikan dan mengajak partisipasi masyarakat didalam pengolahan sampah di kota.
Tambahnya, Saya juga melihat bahwa disini sudah ada bak sampah induk, tentu tinggal disebarkan lagi di wilayah kerja, sehingga betul-betul masyarakat bisa melihat enkomisekurat itu bermanfaat bagi pendapatan mereka.
Dirinya mengucapkan Terima kasih kepada pemerintah daerah provinsi Maluku dan pemerintah kota Ambon, serta para sponsor dan seluruh pihak yang terlibat dan berpartisipasi dalam menyukseskan Aksi Bersih Negeri 2024,dengan niat dan dedikasi yang tinggi untuk negeri tercinta ini dan Indonesia, serta komitmen dan dukungan dari bapak/ibu sekalian akan mendoroang pengolahan sampah yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala DLH Provinsi Maluku, Drs. Roy. C. Syauta. M.Si, menyampaikan, kegiatan bersih Negeri serentak ini merupakan gagasan dari KLHK yang diselenggarakan di 34 Provinsi.
Syauta mengatakan, untuk Aksi Bersih ini, kita Pusatkan di dua Lokasi yaitu, dibawa JMP depan gereja Katolik dan di tanjung Marthafons.
“Kegiatan kita sudah laksanakan dari pagi jam 7.00.Wit, menghasilkan Sampah 1,5 ton , ini pertanda bahwa disetiap saat ruangan sudut pesisir pantai banyak sekali Sampah, sehingga kegiatan seperti ini, sangat berarti dan sangat penting bagi kami, karena memang tujuannya untuk edukasi kepada masyarakat,ucap Syauta.
Dijelaskan,kami juga membangun kolaborasi dengan semua komponen dan semua pihak serta mendorong pemerintah daerah kembangkan pengurangan dan penilaian sampah .
Jadi tadi itu sampah kita pilah, Masing-masing Sampah Plastik sendiri dan Sampah lain sendiri,jelas kadis.
Kegiatan ini mendukung Indonesia dalam kesepakatan internasional pencegahan polisi Sampah plastik, inilah tujuan dari kegiatan hari ini. Dan merupakan rangkaian kegiatan dari Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional(HPSN), tambahnya.
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa sadar dan mereka tidak lagi membuang sampah sembarangan tempat, harap Syauta.
Lebih lanjut ia juga katakan, kepada semua pihak termasuk pelaku usaha juga memberikan warna dan tanggungjawab yang sama karena lingkungan hidup ini bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah, tapi menjadi tanggungjawab kita bersama.
Bagaimana kalau lingkungan ini bisa bersih, kalau kita tidak berkolaborasi menjaga dan melestarikan dan mengelola Sampah secara baik, tutupnya.

































