Home / Berita

Rabu, 18 Desember 2024 - 23:07 WIB

Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat Gelar Aksi Demo Di Depan Gedung DPRD Provinsi Maluku

GlobalMaluku.ID Ambon – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Rakyat(AMPERA),lakukan aksi demonstrasi ei depan gedung DPRD Provinsi Maluku, pada Selasa(17/12/2024).

Aksi digelar sebagai bentuk protes terhadap kinerja Kejari Ambon, karena di nilai tidak profesional.

Adapun aksi tersebut dipimpin Usman Loilatu selaku koordinator lapangan(Korlap) sekaligus Ketua AMPERA Maluku Dalam beberapa tuntutan yang disampaikan, Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat meminta kepada DPRD Provinsi Maluku untuk segera mencopot Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon dan Kasi Pidsus Kejari Ambon dari jabatannya.

Dalam orasinya tersebut mereka menilai bahwa Kejari Ambon tidak profesional untuk menangani berbagai persoalan kasus hukum.

Mereka pun menuding adanya ketidakadilan dalam sejumlah kasus besar yang seharusnya ditindaklanjuti malah sengaja dikesampingkan, sementara kasus-kasus kecil justru diprioritaskan dan diusut tuntas.

“Kami ingin keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu. Kejaksaan harus bekerja sesuai asas keadilan, bukan malah berpihak,” kata Usman Loilatu dalam orasinya

Selain itu, mereka juga menyoroti dugaan adanya indikasi kepentingan lain dalam proses penanganan sejumlah kasus hukum. Untuk itu mereka meminta DPRD Provinsi Maluku untuk turun tangan dan mengevaluasi kinerja Kejari Ambon demi penegakan hukum yang lebih adil dan transparan.

Baca Juga  Mulai 1 Juli 2023 Tarif Kapal Penumpang dan Kapal Perintis Mulai Naik

Puluhan pendemo tersebut juga mempertanyakan legalitas LSM TOPAN yang disebut kerap melakukan aksi pemerasan terhadap beberapa sekolah di Kota Ambon. Mereka pun mendesak DPRD Maluku untuk segera menyelidiki keberadaan LSM tersebut dan mengambil langkah tegas jika terbukti melakukan praktik ilegal.

“Kajari Ambon harus angkat kaki dari Bumi Maluku dan Kota Ambon. Ini bukan lagi soal pribadi, tetapi soal kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum yang semakin merosot,” tegas Usman.

Aksi demo berlangsung tertib dan kemudian diterima oleh anggota DPRD diantaranya Ketua Komisi IV Saodah Tethool, Ketua Komisi I Solichin Buton, S.H, dan tiga Anggota DPRD lainnya Ary Sahertian, S.Sos, Noaf Rumau dan Yunus Serang. Untuk menyampaikan aspirasi di ruang komisi II.

Ketua komisi IV DPRD Maluku Saodah Tethool, mengatakan kepada mahasiswa yang tergabung dalam AMPERA tersebut bahwa, “Saya sangat mengapresiasi ade-ade yang punya perhatian terkait dengan pendidikan, namun kita harus pisahkan mana yang menjadi kewenangan DPRD kota dan mana yang menjadi kewenangan DPRD provinsi. Kita hanya bisa mendengarkan dan nanti menyampaikan hal ini kepada DPRD kota karena ini merupakan kewenangan DPRD kota, kewenangan kita adalah SMA dan SMK, sedangkan SD dan SMP merupakan kewenangan kota.” ujar Tethool.

Baca Juga  Unpatti dan OJK Maluku Gelar Kuliah Umum “Digital Financial Literacy”, Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Finansial Era Digital

Tethool menambahkan, “kalau saat ini datanya terkait dengan SMA maka itu kewenangannya ada pada kita di provinsi, bukan kita ingin mengabaikan bahwa atau kita tidak mau tanggungjawab atas apa yang terjadi di SMP Negeri 9 ,tapi ada kewenangan-kewenangan yang perlu diperhatikan” ungkapnya.

“Jadi, ade-ade setelah dari sini boleh memberikan aspirasinya itu kepada anggota DPRD kota agar mereka akan memanggil kepala dinas dan Inspektoratnya” saran Tethool.

Tethool menjelaskan, “kalau hari ini Inspektoratnya Provinsi maka kita akan panggil mereka dan juga pihak terkait, pasti akan datang. Tapi ini merupakan kewenangan DPRD kota maka ada batasan-batasan yang perlu kita hargai dan hormati itu” tuturnya

“Tapi kami mengapresiasi pikiran ade-ade terkait dengan pendidikan ini, kita hargai dan menjadi aspirasi bagi kami” tutup Tethool. (VR)

Share :

Baca Juga

Berita

Apel Pagi Pemkot Ambon Diwarnai Penyerahan CSR CIMB Niaga, 735 Siswa SMP Negeri 7 Jadi Penerima Manfaat

Berita

Kadis Kesehatan Ambon Instruksikan Puskesmas dan Rumah Sakit Siaga Hadapi Dampak Kualitas Udara

Berita

Blok Masela Jangan Cuma Keruk Kekayaan Maluku! Pemprov Desak Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul