Home / Berita

Sabtu, 27 Mei 2023 - 22:04 WIB

PT.Pelni Ambon Tunda Keberangkatan Karena Gelombang Tinggi

GlobalMaluku.ID,AMBON-Berdasarkan edaran dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ambon terkait ijin pelayaran kapal yang memberikan warning atas gelombang tinggi yang terjadi diperairan laut Maluku, diterskan PT. Pelni Cabang Ambon ke seluruh Armada.

Kepala Operasional PT. Pelni Cabang Ambon, M Assegaff, kepada Wartawan, di Ambon, Sabtu (27/5/2023) mengatakan, berdasarkan itu, sejumlah kapal milik Pelni menunda keberangkatan dan memilih berlindung di Pelabuhan terakhir berlabu.

“Jadi ada beberapa kapal, termasuk kapal Pangrango yang berlindung di Saumlaki, dan ada beberapa kapal lain seperti Sabuk Nusantara 71, yang harusnya berangkat kemarin, dia tunda satu hari nanti bisa berangkatnya hari ini, kalau cuacanya sedikit redah.

Baca Juga  Tuntaskan persoalan Kariuw, Selesaikan imbas kenaikan harga BBM jadi prioritas Marasabessy di Maluku Tengah

Sementara di Ambon,selain Sabuk Nusantara 71 yang sudah bisa berangkat hari ini, di Banda itu ada Sabuk Nusantara 106 dan 103 berlindung.

Dan ini 106 ini penundaan keberangkatan Sanus 106 di Amahai dan dia sekarang berlindung di Amahai sejak kemarin.
Untuk Sabuk 103, saat ini juga masih berlindung di Tepa sejak kemarin,”jelasnya.

Kemudian terkait dengan arus balik, Assegaff mengaku, ternyata hingga kini, masih banyak penumpang yang dilayani. Dengan itu, pihaknyapun membuat perpanjangan dispensasi hingga dua hari kedepan.

“Kemarin kapal Doloronda ke Ternate, penumpangnya sekitar 1.600-an, dan itu sudah normal. Jadi kalau bawah 2.000, berarti normal. Demikian juga kapal Tidar,”ujarnya.
Terkait dengan beberangkatan, pihaknya juga mebghimbau bahi penumoang yang hendak membeli tiket, agar membeli di agen-agen resmi.

Baca Juga  Gelar SBAM Appreciation Night, Swiss-Belhotel Ambon Berikan Penghargaan Kepada 15 Perusahaan

Hal ini guna menghindari aksi-aksi penipuan yang belakangan terjadi, dimana tiket yang dibeli, terdapat sejumlah tiket yang justru tidak terbaca saat discan.
“Jadi sebisanya jangan beli tiket online beli saja di agen-agen resmi yang sudah ditunjuk sama Pelni, agar muda dimonitor.

Karena kemarin ada kasus yang tertipu, dan itu rupanya mereka transaksinya lewat WA atau FB,”katanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan

Berita

Perkuat Identitas Budaya dan SDM, Wagub Maluku Tekankan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Berita

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku