Home / Berita

Minggu, 19 Januari 2025 - 19:43 WIB

Berselisih Dengan Jalur Passo, Laha Dan Hunut, Ini Yang Dikatakan Kadishub Kota Ambon

GlobalMaluku.ID,Ambon-Dinas Perhubungan Kota Ambon akan melakukan pertemuan denganperwakilan pengemudi angkutan kota serta Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Kota Ambon

Organda merupakan organisasi yang mewadahi para pengusaha angkutan jalan di kota Ambon

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon Yan Suitella menjelaskan, pertemuan tersebut dalam rangka membahas jalur operasi angkutan kota pada jalur Passo, Laha dan Hunut. Hal itu dilakukan karena selama ini ke tiga jalur tersebut berselisih pendapat, bahkan sering melakukan aksi protes ke Pemkot Ambon.

“Setelah Rapat dengan komisi III kemarin, kami akan memberikan undangan kepada organda maupun pihak pihak terkait baik jalur-jalur Passo, Laha maupun Hunut,”kata Yan Kepada media ini di Balai kota ambon Jumat (17/1/2025) pagi

Baca Juga  Plh Sekda Tandatangani MOU Perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Kabupaten/Kota

Menurutnya, pertemuan yang rencananya akan berlangsung pada hari Senin (20/1/2025) itu guna mencari jalan tengah terkait permasalahan ke tiga jalur tersebut, karena bila mengikuti keinginan salah satu pihak, maka akan menimbulkan permasalahan pada pihak lainnya, dan masyarakat (penumpang) yang akan menjadi korban.

“Kalau kita ikut kemauan misalnya Passo pasti benturan dengan yang lain, tapi sebenarnya kami berharap keputusan yang kami ambil bisa adil dan memuaskan semua pihak,”harapnya.

Diakuinya, penentuan jalur ini sangat sulit karena bertentangan satu dengan yang lainnya.

“Sebenarnya di jalur Passo -Hunut sebelum revisi, Hunut jalur nya JMP, pulangnya lewat passo. Revisi 2023 itu PP nya lewat passo, namun kalau Pulang Perginya lewat Passo, sopir angkutan Passo keberatan. Sebelum SK revisi, Laha keberatan kira-kira mereka mau ke mana, ini yang jadi masalah sulit bagi kami, sehingga harus ada pertemuan untuk adanya kesepakatan,”ungkapnya.

Baca Juga  Gubernur Lakukan Kunker Perdana di KKT

Diakuinya, di Desember 2024, pihaknya juga telah melakukan mediasi dengan sopir angkutan jalur Passo dan hasil kesepakatannya adalah angkot Hunut diizinkan melewati jalur Passo dengan catatan tidak mengambil penumpang dari kota hingga Waiheru, namun dalam pelaksanaannya beberapa angkot yang melanggar kesepakatan tersebut, sehingga kembali terjadi selisih antara pengemudi angkutan.

“Nanti kita undang semua dulu, terutama tiga jalur yang krusial itu kita dengar mereka punya masukkan nya bagimana.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemda Maluku Tengah Klarifikasi Kinerja Pelayanan Publik Rendah

Berita

Walikota Ambon dan Gubernur Maluku Tinjau Pembangunan Rumah Warga Korban Konflik

Berita

Babinsa Koramil 1513-01/Piru Laksanakan Komsos dengan Warga Dusun Pelita Jaya

Berita

Fauzan Rahawarin: Aspirasi Masyarakat Malra Jadi Prioritas

Berita

Banjir di Maluku Tengah: Anggota DPRD Promal Minta Solusi Konkrit

Berita

DPRD Promal Gelar Rapat Penting Bahas Status Tanah dan P3K Paruh Waktu

Berita

Wakil Wali Kota Ambon Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Negeri Ema

Berita

Pemkot Siapkan Strategi Atasi Inflasi 2025