GlobalMaluku.ID,Piru-Dugaan kejahatan antara Pj Bupati Kabupaten Serang Bagian Barat(SBB) , Brigjen TNI Andi Chandra as’adudin dengan Kadis PUPR SBB Nasir Suruwali, perlu di bongkar Ditreskrimsus Polda Maluku.
Pasalnya, kabupaten SBB Provinsi Maluku, kini menjadi saran korupsi tetapi harus di teliti secara baik.
“Saya mau sampaikan saja sama teman wartawan, ucap salah satu OPD yang tak mau namanya di sebutkan, Pj Bupati ini, sebenarnya beliau nakal sekali, tetapi kenakalan yang di miliki oleh beliau, tidak bisa di temukan jika kalian teman- teman wartawan tidak teliti dengan baik.
Contohnya, ada proyek Rehablitas gedung PKK di dinas PUPR SBB, dan anggarannya juga cukup besar sekali, sekarang saya mau tanyakan sama teman -teman wartawan, dimana gedung PKK yang ada di SBB selama ini,? tanya sumber.
karena Pj Bupati telah bekerjasama dengan kepala dinas PUPR untuk merampok uang daerah, akhirnya, dia Pj Bupati, masukan proyek itu ke dalam DPA, lalu gedung ketahanan pangan di rehab dengan alasan itu adalah gedung PKK.
Semua itu di lakukan mengingat, karena ada anggaran PKK, dan ketua TP-PKK SBB, Ny Norma Riana, yang adalah istri Pj Bupati Andi Chandra as adudin sendiri, beber sumber.
“Yang perlu teman- teman wartawan ketahui yaitu, untuk memperkaya diri selaku seorang kepala daerah, maka harus ada program, cerita sumber.
Lanjutnya, setelah ada program kerja, dari program itulah kepala daerah bisa dengan mudah mendapatkan uang, jadi untuk proyek Rehablitas gedung PKK, itu merupakan salah satu program yang di duga nakal, dan kenakalan itu, di duga di lakukan oleh Andi Candra bersama Nasir Suruwali.
Saya minta kepada semua pihak yang ada di SBB marilah kita mendukung Ditreskrimsus Polda Maluku, yang sekarang ini, telah membidik dugaan kejahatan di Pemda SBB, dan saya juga berharap agar Ditrskrimsus Polda Maluku, dapat mengusut di mana gedung PKK SBB itu berada,tutup sumber .

































