Home / Berita

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:17 WIB

DPRD Maluku Tekan Pemprov Lakukan Inovasi dan Sinkronisasi OPD untuk Tingkatkan PAD

AMBON–DPRD Maluku berharap kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk berinovasi dan menggali potensi yang ada demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Wakil Ketua DPRD Maluku, Johan Lewerissa, menyoroti adanya perbedaan aturan atau analisis antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dapat menimbulkan keraguan dan menghambat penyelesaian masalah.

Baca Juga  Kodim 1504/Ambon Dan Jajaran Ciptakan Lingkungan Bersih, Indah, Aman Dan Rapih Di Wilayah Kota Ambon

“Perlu sinkronisasi antar OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku,” kata Lewerissa kepada wartawan di Ambon, Kamis (29/1).

Lewerissa menekankan bahwa target PAD harus realistis, berdasarkan potensi pajak yang jelas. Jika ada sumber pajak baru, harus didukung dengan regulasi yang tepat melalui perda atau pergub.

Baca Juga  Gereja dan Pemerintah Kota Ambon Bersinergi Wujudkan Kota Religius dan Sejahtera

“Kita perlu melakukan analisis mendalam terhadap realisasi pajak, dengan menghitung target rasio dan capaian, serta perbandingan data tahunan untuk mengetahui penyebab kenaikan atau penurunan pendapatan daerah,” pintanya.

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan

Berita

Kuba Boinauw: Jangan Hakimi Proyek dari Asumsi, Evaluasi Harus Berbasis Data dan Fakta