AMBON–DPRD Maluku berharap kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk berinovasi dan menggali potensi yang ada demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Ketua DPRD Maluku, Johan Lewerissa, menyoroti adanya perbedaan aturan atau analisis antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dapat menimbulkan keraguan dan menghambat penyelesaian masalah.
“Perlu sinkronisasi antar OPD di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku,” kata Lewerissa kepada wartawan di Ambon, Kamis (29/1).
Lewerissa menekankan bahwa target PAD harus realistis, berdasarkan potensi pajak yang jelas. Jika ada sumber pajak baru, harus didukung dengan regulasi yang tepat melalui perda atau pergub.
“Kita perlu melakukan analisis mendalam terhadap realisasi pajak, dengan menghitung target rasio dan capaian, serta perbandingan data tahunan untuk mengetahui penyebab kenaikan atau penurunan pendapatan daerah,” pintanya.


























