Home / Berita

Selasa, 24 Maret 2026 - 17:41 WIB

Gerakan Hijau AMGPM: Wakil Bupati Malteng Ajak Generasi Muda Rawat Bumi dari Negeri Messa dan Waru

Maluku Tengah Semangat pelestarian lingkungan berpadu dengan nilai budaya dan iman dalam kegiatan penanaman pohon yang dicanangkan Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, pada Selasa (24/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-93 Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM).

 

Aksi hijau tersebut dipusatkan di Negeri Messa, Kecamatan Teon Nila Serua (TNS), serta Negeri Waru, dengan melibatkan kader AMGPM Daerah Masohi. Ratusan bibit pohon ditanam sebagai simbol komitmen generasi muda dalam menjaga alam sekaligus memperkuat nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat Maluku.

Beragam jenis pohon ditanam dalam kegiatan ini, mulai dari mahoni dan lenggua sebagai tanaman pelindung, hingga cengkeh dan berbagai tanaman buah yang diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) di Messa dan Waru.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Tegas Tolak Praktik Titipan Siswa, PPDB 2026/2027 Dijamin Bersih

Dalam sambutannya Wakil Bupati Maluku Tengah (Malteng) Mario Lawalata menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata yang harus dijaga keberlanjutannya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kader AMGPM, untuk menjadikan penanaman pohon sebagai bagian dari gaya hidup.

“Menanam pohon adalah awal, tetapi merawatnya adalah komitmen jangka panjang. Dari sini kita belajar mencintai lingkungan sekaligus menjaga warisan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga  Pemrov Gelar Rapat Koordinasi Teknis SatPol PP se-Maluku, Ini Harapan Pj Gubernur Maluku

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan, termasuk hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya. Menurutnya, keteladanan menjadi kunci dalam membangun budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.

Gerakan ini dinilai tidak hanya berdampak pada aspek ekologis, tetapi juga memperkuat identitas budaya Maluku yang menjunjung tinggi keseimbangan antara manusia dan alam. Keterlibatan generasi muda melalui AMGPM menjadi harapan baru dalam menciptakan Maluku Tengah yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui langkah kecil yang dilakukan bersama, semangat “hidup orang basudara” kembali ditegaskan—bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama demi masa depan yang lebih baik.

Share :

Baca Juga

Berita

Penyerahan STL GSY Jobel Paso dan Pondok Daud Tepa, Kemenag Maluku Tekankan Tertib Administrasi dan Persaudaraan

Berita

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Berita

16.498 Keluarga di Kepulauan Aru Terima Bantuan Beras, Pemerintah Pastikan Tepat Sasaran

Berita

Sambutan Hangat di Semarang, Gubernur Maluku Apresiasi Dedikasi LO Jateng Dampingi Kafilah MTQ

Berita

Energizing Maluku 2026: Maluku Mulai Menatap Masa Depan dengan SDM Unggul, Ekonomi Berkelanjutan dan Teknologi AI

Berita

PLN Energi Gas Siapkan Infrastruktur Gas di 11 Kabupaten/Kota Maluku, Serap hingga 1.000 Tenaga Kerja per Unit

Berita

Gubernur Lewerissa Suntik Semangat Kafilah Maluku Jelang MTQ Nasional XXXI di Semarang

Berita

27 Rumah Terbakar dalam Ketegangan Lisabata-Patahuwe, Empat Warga Luka