Home / Berita

Kamis, 31 Juli 2025 - 10:32 WIB

Gubernur Maluku, Kajati dan Jajaran Forkompimda Gelar Pertemuan Terkait Gunung Botak

MALUKU – Ambon, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Agoes Soenanto Prasetyo, S.H.,M.H dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Maluku perihal penertiban dan pengosongan wilayah pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Gunung Botak, Kabupaten Buru. Kegiatan diselenggarakan diruang rapat Kantor Gubernur Maluku, pada hari ini Rabu (30/07/2025).
Pertemuan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA)  Lewerissa, S.H.,LL.M, dihadiri Kapolda Maluku, Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan, S.IK. Kemudian Kasdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Dr. Nevra Firdaus Lubis, S.E., M.M, Kabinda Prov. Maluku, Marsma TNI R. Harys Soeryo Mahhendro, M.M. Dan sejumlah pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Maluku, Kapolres Buru juga beberapa pejabat utama Kejati Maluku dan Polda Maluku.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, S.H.,LL.M, ketika membuka kegiatan tersebut menjelaskan pertemuan kemarin adalah tindak lanjut dari rapat koordinasi. Untuk menertibkan dan mengosongkan wilayah Gunung Botak Kabupaten Buru, per tgl 9 Juli 2025.

“Langkah ini bertujuan untuk menegakkan kepastian hukum serta menciptakan tata kelola pertambangan rakyat yang lebih tertib dan berkelanjutan,” ujar Gubernur Lewerissa.

Baca Juga  Danlanud Pattimura Hadiri Persidangan Jemaat ke-43 GPM Kategorial Lanud Pattimura

Sementara itu, Kajati Maluku Agoes SP, di kesempatan ini mendukung kebijakan Gubernur Maluku, untuk mengosongkan Gunung Botak, di Buru.
“Kami mendukung kebijakan Gubernur Maluku dan bersama Kepolisian kami akan melakukan penegakan hukum terhadap pelaku – pelaku kejahatan dikawasan Gunung Botak. Yang tentunyadilakukan secara prosedural” ujar Kajati Maluku.

Sebagaimana tugas pokok dan fungsi Kejaksaan, Kajati Maluku juga menyampaikan pihaknya akan mendeteksi kemungkinan adanya dugaan tindak pidana korupsi. Jika hal ini terjadi diwilayah pertambangan emas gunung botak.

“Melalui bidang tindak pidana khusus. Kami juga akan mencoba mencari tahu, apakah di pertambangan emas gunung botak ini ada unsur – unsur tindak pidana korupsi. Tentu saja kita dalami semuanya,” ujar Kajati Maluku.

Mengenai kebijakan yang dapat menarik perhatian berbagai pihak, dirinya berharap, Pemerintah Provinsi Maluku melalui kebijakan penertiban ini, dapat melibatkan Kejaksaan dalam Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara untuk melakukan pendampingan hukum sebagai Pengacara Negara guna mengantisipasi persoalan – persoalan hukum yang kemungkinan terjadi.

Baca Juga  Gubernur Maluku , Terkait Dengan Nyinyiran, Sindiran Dan Suara Sumbang Di Luaran Sana Kami Apresiasi Kami Tidak Anti Kritikan

Diakhir penyampaiannya, Kajati Maluku Agoes SP meminta kepada seluruh unsur yang terlibat, untuk segera melaporkan bilamana terdapat indikasi keterlibatan Oknum – Oknum Kejaksaan yang turut bermain di Kawasan Pertambangan Emas Gunung Botak.

“Saya akan menindak tegas, bilamana ada Oknum Kejaksaan, baik diwilayah maupun didaerah, yang terdetekasi bermain dikawasan Gunung Botak. Saya harap kepada Petugas yang mengetahui itu, segera laporkan kepada saya,” Tegas Kajati Agoes SP.

Turut mendampingi Kajati Maluku dalam pertemuan tersebut yakni Asisten Intelijen Rajendra Darmalinga Wiritanaya, S.H.,M.H, Kasi I Bidang Intelijen Fernando E.F. Partahi, S.H.,M.H. Dan Kasi III Bidang Intelijen Aizit P. Latuconsina, S.H.,M.H. Pada
30 Juli  2025 kemarin.

“Hal ini disampaikan Kasipenkum dan Humas Kejati Maluku, Ardy, S.H.,M.H. melalui surat perintah : PR-  91/Q.1.3.6/Kph.3/07/2025,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Aksi Blokade Jalan di Seram Picu Lumpuhnya Transportasi, Warga Tuntut Penanganan Serius Kasus Pencurian Cengkih

Berita

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Berita

DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Berita

DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Berita

Wali Kota Ambon Tutup Workshop UNDERVAC-ID, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Berita

Kosgoro Maluku Gelar Musda II, Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan Global

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan