Home / Berita

Senin, 27 April 2026 - 20:43 WIB

Hari Otda ke-30 di Ambon: Pemkot Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dan Dorong Pemerintahan Lebih Efektif

AMBON-Pemerintah Kota Ambon menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30, Senin (27/4/2026), di Balai Kota Ambon. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, yang bertindak sebagai inspektur upacara, serta dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimda, dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam kesempatan tersebut, Toisutta membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang menekankan bahwa tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” mencerminkan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.

Menurut Tito, otonomi daerah bukan sekadar pelimpahan kewenangan, tetapi menjadi instrumen penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada koordinasi yang kuat antara pusat dan daerah.

Baca Juga  Pemrov Maluku Menggelar Rakortekrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Maluku

“Tanpa sinergi yang solid, tujuan besar pembangunan tidak akan tercapai secara optimal,” pesan Mendagri dalam sambutan tersebut.

Lebih lanjut, Tito memaparkan enam langkah strategis untuk memperkuat hubungan pusat dan daerah, yakni integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi lintas wilayah, peningkatan layanan dasar serta pengurangan ketimpangan, hingga penguatan stabilitas daerah dalam menghadapi tantangan global.

Selain itu, sejumlah isu prioritas juga menjadi perhatian pemerintah pusat, di antaranya ketahanan pangan dan energi, tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, pengembangan ekonomi serta sumber daya manusia, hingga percepatan reformasi birokrasi berbasis digital.

Baca Juga  Ini Arahan Pj Walikota Dalam Apel Perdana Usai Libur Panjang di Akhir Jabatannya

Tito juga mengingatkan pentingnya efisiensi anggaran di daerah, sesuai arahan Presiden RI. Pemerintah daerah diminta menghindari kegiatan seremonial berlebihan dan memastikan setiap program memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap rupiah anggaran harus memberi nilai tambah bagi masyarakat. Momentum 30 tahun otonomi daerah ini harus menjadi pijakan untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih adaptif dan responsif,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Otda ke-30 ini, Pemerintah Kota Ambon diharapkan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah pusat, sekaligus mampu merumuskan kebijakan yang sesuai dengan potensi lokal guna mendukung visi besar Asta Cita dan kemajuan Indonesia.

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Perubahan KUA-PPAS 2026, Maluku Tengah Dapat Tambahan Fiskal Rp68,76 Miliar