Home / Berita

Jumat, 9 Mei 2025 - 13:13 WIB

Kuhuwael Angkat Bicara Terkait Dugaan Korupsi ADD/DD Desa Kaibobu

PIRU-Menyikapi pemberitaan pada media on line lensaperistiwa. Com pada tanggal 25 Mey 2025 yang meminta jaksa membidik DD/ADD Desa kaibobo, Raja Negeri Kaibobo, Alex Kuhuwael angkat bicara mengklarifikasi berita yang menyatakan dirinya di duga Korupsi Dana Desa(DD)/ADD.

Ketika pemberitaan yang dinaikan media Online LensaPeristiwa. com, tidak ada konfirmasi sama sekali dari pihak media tersebut terhadap saya sebagai Raja Kaibobu.

Kata dia, kepada media ini kami juga telah menghubungi dan mengirim gak jawab atau klarifikasi untuk media tersebut tidak di gubris, ujarnya pada media ini, di Piru(7/5/2025).

Menurut Kuhuwael, pembangunan balai kemasyarakatan tersebut, bersumber dari ADD (alokasi dana desa) bukan dari DD (dana desa), penggunaan anggaran untuk pembangunan balai kemasyarakatan tersebut, ditetapkan senilai Rp. 86.313.000 di awal APBDs, bukan Rp. 56.313.000, tetapi pada bulan oktober, telah dilakukan perubahan APBDs, sehingga anggaran untuk balai kemasyarakatan tersebut menjadi Rp. 56.528.400. Disini telah terjadi pengurangan anggaran senilai Rp. 29.784.600, yang dialihkan untuk kegiatan proklim, sehingga perencanaan untuk plamir, pengecatan, plavon, listrik dan tehel, terpaksa dihilangkan sehingga balai tersebut hanya sebatas bangunan utuh dengan berlantai semen tanpa dicat, tidak menggunakan tehel, listrik dan plavon. Pembangunan gedung ini juga semula berukuran panjang 9.m dan lebar 6.m, tetapi ditambahkan lagi 3.m sehingga menjadi panjang 12.m dan lebar 6.m. pekerjaan pembangunan ini, telah selesai dilakukan sampai pada bulan desember 2024.

Baca Juga  Ciptakan Kondisi Kamtibmas Yang Aman Dan Kondisif Jelang Pilkada Serentak 2024,Polsek Gelar Colling System

Lanjut Raja Kaibobu, pembangunan drainase ditetapkan dengan nilai Rp. 84.915.000 bukan Rp. 85.215.000, untuk drainase ini panjangnya 200.m tetapi dalam pekerjaannya perlu ada penambahan ukuran serta diperlukan gorong-gorong untuk drainase tersebut, sehingga pada saat perubahan APBDs, ditambahkan anggaran senilai Rp. 77.512.815, untuk penambahan drainase sepanjang 150.m dan penambahan satu gorong-gorong dengan nilai Rp. 21.162.600, sehingga total anggaran sebesar Rp. 183.590.415. Untuk drainase 350.m dan satu buah gorong-gorong.

Baca Juga  Gubernur Launcing Pasar Inflasi, Ini Harapannya

Untuk tahapan pekerjaan, telah dilakukan penyelesaian sepanjang 275.m dan tersisa 75.m, dikarenakan kondisi cuaca hujan terus menerus, sehingga pekerjaan sempat terhenti, tetapi bukan berarti tidak dikerjakan, ini tetap dikerjakan sampai selesai.

Terkait kendaraan Kaisar yang dikatakan dalam pemberitaan rusak, menurut Raja Kaibobo itu tidak rusak, kendaraan tersebut masih baik-baik saja. Dalam pemberitaan tersebut, juga disinggung petugas kebersihan tidak bekerja tetapi dibayar, itu juga tidak benar. Petugas kebersihan bekerja sesuai dengan SK yang ditetapkan serta diberikan honor, pinta Alex.

Share :

Baca Juga

Berita

KONI Maluku Resmikan Pengurus Baru KONI Ambon 2025–2029, Siap Dongkrak Prestasi Olahraga

Berita

Ajang Bergengsi Duta Kampus Unpatti 2026: Lahirkan Mahasiswa Inspiratif dan Berdaya Saing Global

Berita

Salam Fest x Moluccas Digifest 2026 Resmi Dibuka, Dorong Ekonomi Digital dan Syariah di Maluku

Berita

Bupati SBB Hadiri Musrenbang RKPD Maluku 2027, Dorong Sinergi dan Perlindungan Kekayaan Intelektual

Berita

Perkuat Kepemimpinan Daerah, Ratusan Ketua DPRD Ikuti Retret Nasional di Magelang

Berita

Dies Natalis ke-63 Unpatti, 19 Mahasiswa Adu Gagasan dalam Lomba Orasi Ilmiah Bertema Pertanian Berkelanjutan

Berita

Dispora Ambon Ikuti Rapat PANSUS DPRD, Dorong Evaluasi Kinerja dan Penguatan Program Pemuda-olahraga

Berita

Wawali Ambon Buka Manasik Haji 2026, 462 Jamaah Siap Berangkat dengan Pembekalan Intensif