Home / Berita

Kamis, 19 Juni 2025 - 18:51 WIB

Pemkot Gelar Sosialisasi Tata Cara Pemungutan Retribusi TPI Di Pasar Arumbai

AMBON-Kendati mulai Jum’at (20/06/2025) Retribusi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di pasar Arumbai akan diterapkan, dengan terukur dan tidak lagi berdasarkan kondisi harga ikan, Pemerintah Kota Ambon melakukan Sosialisasi Tata Cara Pemungutan Retribusi TPI kepada para pedagang.

Sosialisasi tersebut dilakukan oleh Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dan diikuti oleh para pedagang, Kamis (19/06/2025).

“Apa intinya adalah kita akan melakukan penagihan retribusi dengan terukur, tidak lagi berdasarkan nanti ikan mahal pungut berapa, ikan murah pungut berapa tapi, pakai terukur dengan ikan satu meter persegi itu 7.500 dan berlaku sepanjang waktu,”jelas Bodewin.

Dikatakan, langka ini dilakukan sebagai sebuah kepastian kepada masyarakat, selain itu berdampak kepada PAD Kota Ambon.

Baca Juga  Rutumaslessy ,Azis Silouw Orang Percayanya Andi Chandra As'addudin Di Pemda SBB ,Padahal Silouw Diduga Tersandung Kasus DSP 1 Miliar

“Peningkatan PAD dari perikanan ataupun sektor -sektor yang lain, akan kembali ke masyarakat lewat Program pembangunan,”kata Wattimena.

Menurutnya, salah satu wujud dari retribusi yang diperoleh Pemkot Ambon kepada para pedagang adalah dengan renovasi pasar Arumbai menjadi lebih layak untuk ditempati.

“Dan tahun ini paling tidak kita akan merenovasi ini pasar Arumbai ini, untuk memberikan suasana yang lebih nyaman kepada para pedagang, dan anggaran renovasi ini lebih dari retribusi yang kita pungut selama empat (4) tahun ini,”ungkapnya.

Wali Kota Ambon juga mengaku bakal mendistribusikan air bersih ke pasar Arumbai, sehingga para pedagang tidak menggunakan ikan dengan air dari bawa pasar yang membuat masyarakat meresahkan.

Baca Juga  Pemda SBB Bentuk Forum Komite Pengawasan, Libatkan Media dan Orang Tua Awasi Pendidikan

“Jadi kita berharap, pasca sosialisasi ini mulai besok kita akan terapkan perda 01 tahun 2024 itu tentang Penagihan retribusi,”tegasnya.

Selain itu juga akan dilakukan perbaikan Toilet (WC), sehingga layak untuk digunakan oleh para pedagang maupun pembeli.

“Kita ingin menunjukan bahwa aset yang kita miliki dibikin secara baik, pengelolaan juga harus baik supaya masyarakat puas dan senang, karena di pasar itu yang menjadi aset Pemkot Ambon,”terangnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan

Berita

Kuba Boinauw: Jangan Hakimi Proyek dari Asumsi, Evaluasi Harus Berbasis Data dan Fakta

Berita

Amboina Colour Fun Walk 2026 Meriah, Wali Kota Ambon Ajak Warga Rawat Persatuan dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita

Fans Orange Kuasai Amboina Colour Fun Walk 2026, Belanda Jadi Warna Dominan di Lapangan Merdeka

Berita

Pemkot Ambon Siap Bantu Kejati Maluku, Gedung Sementara Disiapkan Saat Kantor Baru Dibangun

Berita

Wali Kota Ambon: Guru Harus Melek Teknologi Agar Generasi Muda Tak Kehilangan Karakter

Berita

DPRD Ambon Tindaklanjuti Opini WTP, Laporan Keuangan BPK Diserahkan ke Komisi-Komisi

Berita

Unpatti Gandeng Dunia Industri, Mahasiswa Dibekali Strategi Tembus Pasar Kerja Profesional