Home / Berita

Kamis, 26 Juni 2025 - 14:46 WIB

Pintu Terkunci, Dokumen Hilang: DPRD Sebut Ada Unsur Kesengajaan

AMBON-Polda Maluku didesak untuk mengusut tuntas laporan kehilangan dokumen penting milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang hilang kemungkinan disengajakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk terhindar dari jeratan pidana dugaan korupsi.

Untuk diketahui, dokumen yang hilang kurang lebih 30 karung, mencakup data terkait anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019, 2023 dan 2024.

“Kami minta aparat kepolisian untuk mengusut hal ini sampai tuntas,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saudah Tuankotta/Tethool kepada wartawan di rumah rakyat. Karang Panjang. Ambon, Rabu (25/06/2025).

Menurutnya, selain Satpam yang mengetahui langsung orang-orang diduga turut andil dalam kehilangan dokumen, Kepala Bidang SMK, Anisa juga harus diperiksa sebagai orang mengelola penggunaan DAK, maupun evaluasi pelaksanaan BOS di setiap sekolah.

Baca Juga  Membawa Nama Pj Bupati SBB, Fadli Bufakar Intimidasi Kepala Sekolah Di Huamual

Lanjut Tethool, yang harus dimintai keterangan, yakni James Thomas Leiwakabessy, karena merupakan pihak yang paling bertanggungjawab selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

”Jadi yang bertanggung jawab hari ini, mulai dari Satpam, dan orang yang memegang kunci. Kan tidak jebol berarti ada orang atau pihak lainnya. Kemudian yang bertanggung jawab adalah kepala Plt Kepala Dinas selaku penanggung jawab,” jelasnya.

Untuk itu, menurutnya proses hukum harus tetap dilakukan, untuk mengetahui motif pasti dari kehilangan dokumen. Namun jika ada yang mengarah ke tindak pidana korupsi, maka harus diusut tuntas.

Baca Juga  Berdasarkan Pengamatan BMKG Ketinggian Hilal Pada Hari Ini Telah Mencapai 3 Derajat

”Bagi kami proses hukum harus tetap jalan. Karena ini ada indikasi yang mungkin saja ada terjadi korupsi, sehingga dokumen mau di hilangkan. Siapapun dia yang terlibat dalam unsur kesengajaan menghilangkan dokumen daerah harus diperiksa,” tegas Tethool

Sebagai tindak lanjut, Politisi Gerindra itu mengaku ”kami sekembalinya dari menjemput Jemaah Haji, akan memanggil seluruh perangkat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk meminta pertanggungjawaban terkait dokumen daerah yang hilang.” tutup Tethool

Share :

Baca Juga

Berita

Aksi Blokade Jalan di Seram Picu Lumpuhnya Transportasi, Warga Tuntut Penanganan Serius Kasus Pencurian Cengkih

Berita

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Berita

DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Berita

DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Berita

Wali Kota Ambon Tutup Workshop UNDERVAC-ID, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Berita

Kosgoro Maluku Gelar Musda II, Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan Global

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan