Home / Berita

Minggu, 13 November 2022 - 22:56 WIB

PKN Tingkat II Angkatan XXV Resmi di Buka Gubernur Maluku

Pembukaan ditandai pemukulan tifa dan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta oleh Gubernur dan Kepala LAN RI. Kemudian,  dilanjutkan dengan penyampaian fakta integritas oleh perwakilan peserta.

PKN Tingkat II Angkatan XXV yang diselenggarakan LAN RI tersebut, diikuti 70 peserta. Puluhan peserta ini berasal dari jajaran Pemerintah Provinsi Maluku, Pemkot Ambon, Pemkab Buru, Pemkab KKT, Pemkab SBT, Pemkot Tual, Pemkab Buru, Pemkot Ternate dan Pemkab Sorong Selatan.

Gubernur Maluku, Murad Ismail dalam sambutannya mengharapkan, Pelatihan Kepemimpinan Tingkat II ini, dapat melahirkan pimpinan aparatur yang profesional, handal, dan terpercaya serta memahami berbagai permasalahan – permasalahan yang dihadapi bangsa.

“Sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, saya berharap harus mempunyai kepekaan terhadap perkembangan pembangunan daerah, dan memiliki kemampuan mengelola kebijakan, dalam menghadapi setiap tantangan, guna menumbuhkan inovasi, kreativitas, dan kemandirian,” kata Gubernur mengingatkan.

Baca Juga  Komisi III DPRD Maluku Desak Penyedia Segera Perbaiki Kekurangan Proyek Seminari Amboina

Kepala daerah juga menekankan tentang program ”One Agency, One Innovation”. Program ini merupakan gerakan yang mewajibkan setiap OPD  minimal membuat satu program kerja inovasi setiap tahun.

”Saya menegaskan, wajib diaktualisasikan oleh setiap OPD, sehingga tata laksana pemerintahan yang baik, atau “good governance”, dapat dilaksanakan dengan optimal,  guna memacu percepatan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.

Mantan Dankor Brimob Polri ini juga memberi penegasan tentang penyelenggaraan pemerintahan, yang berorientasi pada nilai-nilai konstitusi dan norma sosial, agar lebih tanggap dan responsif terhadap berbagai tuntutan masyarakat.

Tak lupa, pada kesempatan itu, Gubernur  menyampaikan ungkapan terima kasih, atas kesempatan yang diberikan LAN RI kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk menyelenggarakan PKN Tingkat II di BPSDM Provinsi Maluku.

“Atas nama Pemda Provinsi Maluku, kami juga menyampaikan selamat datang kepada Kepala LAN RI, bapak Adi Suryanto beserta rombongan di Provinsi Maluku,” tandas Gubernur

Baca Juga  Pemerhati Masalah Pelayanan Publik, Santoso : Menilai Farhatun Rabiah Samal Layak Jabat Sekretaris DPRD Maluku

Ditempat yang sama, Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Dr.Suryanto, M.Si menerangkan, dalam pelaksanaan PKN, peserta akan belajar tentang pengembangan kapasitas untuk dapat mengambil langkah dan kebijakan yang tepat, cepat dan akurat. Esensinya, agar peserta bisa belajar menjadi pemimpin di tengah krisis.

“Kalau mau berhasil, tolong kuasai masalah organisasi. Bahkan jarum jatuh di organisasi pun, kita harus tahu. Kenapa ini penting, karena pemimpin harus mengambil keputusan yang tepat untuk menyelesaikan masalah di dalam organisasinya.

Menurutnya, pemimpin yang berkualitas harus tetap berkinerja dan mampu mengatasi tantangan dan permasalahan dalam situasi dan kondisi apapun. Ia merasa, saat ini negara sedang membutuhkan pemimpin yang kuat, tangguh.

“Maka hari ini, tidak lagi laku model pemimpin yang hanya duduk di meja. Sebaliknya, peserta PKN bisa menjadi sosok pemimpin seperti yang dibutuhkan saat ini,” tutup Suryanto.

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Gunakan Identitas PGI Tanpa Dasar Organisasi yang Jelas, Jemaat Victorius Breaktrough Suli Diminta Diperiksa

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Digitalisasi Keuangan Daerah, SP2D Online Jadi Langkah Menuju Smart City

Berita

DPRD Maluku Terima LHP BPK 2025, Benhur Watubun Tekankan Tata Kelola Keuangan Harus Transparan

Berita

DPRD Maluku Mulai Masa Sidang III, APBD hingga Temuan BPK Jadi Sorotan Utama

Berita

DPRD Maluku Kawal Pembangunan Sekolah Rakyat di Malteng, Pastikan Program Pendidikan Nasional Tepat Sasaran

Berita

Rektor Unpatti Tegaskan Blok Masela Harus Sejahterakan Masyarakat Maluku, Bukan Sekadar Proyek Energi

Berita

Mahasiswa Seram Utara-Selatan Desak Pemerintah Tinjau Ulang Tapal Batas Hutan, Ancam Gelar Aksi Lanjutan

Berita

Kuba Boinauw: Jangan Hakimi Proyek dari Asumsi, Evaluasi Harus Berbasis Data dan Fakta