Home / Berita

Selasa, 3 Oktober 2023 - 13:54 WIB

Rektor Unpatti Mengukuhkan 8 Orang Guru Besar Dalam RLB Senat Unpatti

GlobalMaluku.ID,Ambon-Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum mengukuhkan delapan Guru Besar pada Senin (02/10/2023) di auditorium Universitas Pattimura.

Diketahui,Kedelapan Guru Besar tersebut ,dikukuhkan dalam Rapat Luar Biasa Senat Universitas Pattimura, yaitu:
Prof. Dr. Natelda R. Timisela, S.P.,M.P,. Prof. Dr. Abednego, M.Pd,. Prof. Dr. Febby Jeanry Polnaya, S.P., M.P,. Prof. Dr. Hermalina Sinay, S.Pd., M.Si,. Prof. Dr. Marleny Leasa, S.Pd., M.Pd,
Prof. Dr. Ir. Jesaja Ajub Pattikawa, M.Sc,. Prof. Dr. Ir. Matheus Souisa, M.Si,. Prof. Dr. Dra. Petronela Sahetapy, M.Si.

“Kedelapan Guru Besar tersebut dikukuhkan sesuai dangan Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomer: 36848/M/07/2003 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Fungsional Dosen.

Prof. Dr. S. E. M. Nirahua, SH. M.Hum sebagai ketua senat Universitas Pattimura dalam sambutanya mengatakan ,bahwa pengukuhan guru besar adalah momentum penting dalam perjalan sejarah studi di Universitas ini maka dari pada itu beliau memberi penghormatan yang tinggi kepada Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum mengingat ini adalah periodesasi akhir jabatan beliau sebagai Rektor.

Baca Juga  Harga Bahan Pokok Masih Stabil, Ini Kata Mendag Pada Pedagang Pasar Mardika

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada FORKOPIMDA atas kehadirannya serta mengungkapkan bahwasanya pihak Universitas dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah selalu menjalin koordinasi yang membawa berkat bagi kemajuan Provinsi Maluku.

Selain itu,kedelapan Guru Besar tersebut juga menyampaikan pidato pengukuhan sesuai dengan judul karya ilmiah yang telah diteliti sebagai salah satu persyaratan mendapatkan gelar guru besar.

Perlu di ketahui karya ilmiah yang dibuat oleh kedelapan guru besar yakni:
Prof. Dr. Natelda R. Timisela, S.P.,M.P dengan Judul tema “Manajemen Rantai Pasok Agroindustri Komuditaspertanian di Wilayah Kepulauan Maluku.

Adapun judul karya Ilmiah yang di buat kedepan guru besar yaitu, Prof. Dr. Abednego, M.Pd dengan Judul “Manajemen Pendidikan di Daerah Kepulawan”
Prof. Dr. Febby Jeanry Polnaya, S.P., M.P dengan Judul “Pati Sagu, Modifikasi Fosfat, Ikat Silang dan Resistensinya”
Prof. Dr. Hermalina Sinay, S.Pd., M.Si dengan Judul “Keragaman dan Potensi sumber Daya Genetik Lokal Jagung Dari Pulau Kisar Maluku Barat Daya Untuk Mendukung Diversifikasi Pangan”
Prof. Dr. Marleny Leasa, S.Pd., M.Pd dengan Judul “landscape Pendidikan Abad Ke21”
Prof. Dr. Ir. Jesaja Ajub Pattikawa, M.Sc dengan Judul “Konektivitas wilayah Konservasi periran dengan perikanan berkelanjutan dan nelayan skala kecil”
Prof. Dr. Ir. Matheus Souisa, M.Si dengan Judul “Peran Ilmu Dalam Mengurang Bencana Gerakan Tanah dan Sedimentasi”
Prof. Dr. Dra. Petronela Sahetapy, M.Si dengan Judul “Kepemimpinan Perempuan : Peran Nilai, dan Tantangan di Maluku”

Baca Juga  Sambut Pemilu dengan 'Cooling System': Kapolres SBB Ajak Napiter Jaga Persatuan

Sementara itu,Rektor Universitas Pattimura Prof. Dr. M. J. Saptenno, S.H, M.Hum dalam sambutanya sekaligus mengukuhkan kedelapan guru besar mengungkapkan dengan bertambahnya jumlah guru besar maka beliau yakin dan berharap bahwasanya kedepan Universitas Pattimura akan lebih berkembang.

Share :

Baca Juga

Berita

Bantuan Beras Bulog Diluncurkan, Pemkot Ambon Pastikan Warga Terbantu

Berita

Kebakaran Sampah Merambat ke Hutan di BTN Kanawa, Damkar Ambon Kerahkan 4 Unit Mobil

Berita

Wabup SBB Lepas Kontingen Jamnas XII, Pesan Peserta Jadi Duta Daerah yang Membanggakan

Berita

Wali Kota Ambon: Kritik Pemerintah Boleh, Tapi Jangan Caci Maki

Berita

Pemkot Ambon Tegaskan Penanganan Korban Pohon Tumbang April 2026 Sesuai Mekanisme

Berita

Dari Kejati ke Gedung Merah Putih KPK: Kasus UP3 KKT Kembali Meledak, Nama Ricky Jauwerissa dan Agustinus Theodorus Disorot

Berita

Ely Toisuta Buka Festival Jukulele Sirimau 2026, Tegaskan Musik Jadi Perekat Persatuan dan Penggerak Ekonomi

Berita

DWP Bagian Umum Setda Kota Ambon Bekali Orang Tua dengan Pola Asuh Holistik, Siapkan Generasi Tangguh di Era Digital