Home / Berita

Jumat, 23 Februari 2024 - 07:24 WIB

SBT Masuk Zona Kuning , Ini Harapan Ombudsman RI Provinsi Maluku

GlobalMaluku.ID,Ambon-Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku mencatat bahwa pelayanan publik di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) masuk pada zona kuning.

“Jadi selama ini bagus. Dari dua Puskesmas dan 5 OPD yang dinilai, ada dua OPD yang belum hijau yang menyebabkan sehingga berada di dalam zona kuning yaitu Dinas Sosial itu masih berada di dalam zona merah pertanyaannya mengapa dia zona merah? karena ketika dilakukan penilaian dia websitenya tidak berfungsi.

jadi semua kegiatan yang mesti diambil sebagai angka untuk menunjang penilaian itu tidak bisa terinput. Kemudian Puskesmas Banggoi itu karena baru dibangun dan masih ada pembenahan sehingga masih kurang maksimal nilainya tapi itu sudah berada di dalam zona kuning, sementara yang lainnya seperti Dinas Pendidikan ,dinas kesehatan Puskesmas Bula, dinas penanaman Modal dan pelayanan terpadu satu pintu ,dan dinas kependudukan dan pencatatan sipil itu sudah hijau dan berada di dalam kualitas tinggi ,jadi nilai sekarang ini adalah 75.88 tinggal 2 digit saja itu sudah berada di dalam zona hijau itu yang kita sesalkan,” kata kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Maluku Hasan Slamat, Kamis (22/2/2024).

Dikatakan, mengapa sehingga Dinas Sosial itu tidak bisa mengantisipasi seperti dinas yang lain .
“Oleh karena itu, diharapkan supaya ke depan ini bisa di lakukan perbaikan terhadap kepala dinasnya bisa dilakukan semacam evaluasi begitu, mengapa sehingga dia mendapatkan zona merah.

“Dibandingkan tahun sebelumnya statusnya naik atau turun? Ini naik dulu 73 sekarang jadi 75, 88 itu jadi kita sangat bangga sekali karena untuk seluruh kabupaten kota sudah, SBT itu sudah satu data,” ujarnya.

Baca Juga  Welhelm Kurnala Tekankan Perombakan Besar-Besaran Pada RSUD Haulussy Karena Sistem Dan Manajemen Buruk.

Ia menjelaskan, dalam rangka menunjang SPBE atau sistem pemerintahan berbasis elektronik itu SBT selangkah lebih maju bila dibandingkan dengan kabupaten kota lain , itu sungguh sangat membanggakan
dan hari ini website mereka itu sangat bagus.

“Sial apa sehingga Dinas Sosial itu tidak menjaga atau tidak Mentaines ketika dilakukan penilaian kemudian dia Jeblok . Jadi dari berbagai macam dimensi yang dinilai tadi itu ,untuk dimensi input kompetisi pelaksanaan pada sebagian OPD cukup baik dalam hal pengetahuan terkait pelayanan publik dan para OPD yang diwawancarai itu pengetahuan terhadap tugas atau job description mereka itu mereka memahami benar itu yang membanggakan kita.

Kemudian dimensi proses seluruh OPD dinilai itu tersedia website dan OPD yang belum mempunyai website belum secara maksimal mampu mempublikasikan informasi terkait standar pelayanan ,khususnya terkait produk layanan yang menjadi kewenangan.

Jadi mereka melakukan kegiatan-kegiatan tetapi kegiatan mereka itu tidak terinput secara baik, baik itu di media sosial maupun di website ini yang memprihatinkan .

Tetapi yang membanggakan diantara semua dimensi itu dimensi output maksudnya itu adalah dari responden yang dinilai kaitan dengan bagaimana pandangan bapak ibu terhadap pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah mereka rata-rata jawabannya adalah tergolong baik berarti dimensi output atau penilaian masyarakat terhadap Pemerintahan daerah itu cukup baik,”ujarnya.

Sementara itu, inspektur Kabupaten SBT Nazaruddin Tianotak mengatakan, bahwa sebagai organisasi pemerintah daerah tentu merasa bangga dengan hasil yang dicapai tadi ,meskipun belum maksimal tapi paling tidak ini merupakan Progres yang kami capai
“Dan tentunya kedepan kami usaha supaya peningkatan pelayanan Publik itu lebih baik lagi.

Baca Juga  PJ Walikota Ambon Hadiri Pelaksanaan Turnamen Gawang Mini Waeheru Cup 2023

Bicara terkait hal ini adalah soal teknis ,yang nanti saya akan berkonasi dengan teman-teman OPD untuk selalu lakukan inovai katana dengan Pelayanan Publik tersebut tentu sekali lagi dengan tidak meniadakan hubungan koordinasi dengan Ombudsman pendampingan yang dilakukan ombudsman kepada kami disana agar meningkatnya proses pelayana Publik kedepan,”ucapnya.

Kata dia, tentu apa yang menjadi kekurangan-kekurangan tadi misalnya Infrastuktur, Dan sebagainya kita benahi dari Waktu ke Waktu agar supaya bisa memenuhi target yang ditentukan .

“Ini soal sarana prasarana yang masih beberapa bagian yang masih kurang Dan itu menjadi catatan buat kami untuk mendorong pemerintah daerah untuk memperbaiki sarana prasarana tersebut dalam rangka bagaimana peningkatan publik itu semakin lebih baik.

Tentu pemerintah kabupaten Seram Bagian Timur selalu mendukung Ombudsman Perwakilan Maluku apa yang menjadi catatan dan rekomendasi daripada Ombudsman kita prioritaskan menajdi perhatian
Untuk di tindak lanjuti,” terangnya.

Seram Bagian Timur , Berstatus Zona Kuning kendati sebanyak 5 Piagam Penghargaan berhasil disabet sejumlah OPD di lingkup Pemkab SBT.

Diketahui, Ke 5 OPD yang berhasil mencapai zona hijau dan menyabet 5 piagam penghargaan masing-masing, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas PTSP dan Puskesmas Bula.

Share :

Baca Juga

Berita

Kuba Boinauw: Jangan Hakimi Proyek dari Asumsi, Evaluasi Harus Berbasis Data dan Fakta

Berita

Amboina Colour Fun Walk 2026 Meriah, Wali Kota Ambon Ajak Warga Rawat Persatuan dan Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita

Fans Orange Kuasai Amboina Colour Fun Walk 2026, Belanda Jadi Warna Dominan di Lapangan Merdeka

Berita

Pemkot Ambon Siap Bantu Kejati Maluku, Gedung Sementara Disiapkan Saat Kantor Baru Dibangun

Berita

Wali Kota Ambon: Guru Harus Melek Teknologi Agar Generasi Muda Tak Kehilangan Karakter

Berita

DPRD Ambon Tindaklanjuti Opini WTP, Laporan Keuangan BPK Diserahkan ke Komisi-Komisi

Berita

Unpatti Gandeng Dunia Industri, Mahasiswa Dibekali Strategi Tembus Pasar Kerja Profesional

Berita

Wali Kota Ambon Tegas Tolak Praktik Titipan Siswa, PPDB 2026/2027 Dijamin Bersih