Home / Berita

Senin, 8 Juli 2024 - 01:09 WIB

Kuranganya Perhatian Polda Maluku Terhadap Tambang Ilegal Batu Cinabar Kabupaten SBB

GlobalMaluku.ID,Seram-Tambang liar yang berada di Gunung Tembaga Wilayah kecamatan Huamual, kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) .”Tidak lagi di pantau oleh Polda Maluku, pasalnya, warga yang sedang bekerja di seputaran Arial pertambangan, kini, secara terang terangan melakukan proses pengolahan bahan batu Cinabar, menjadi Air Raksa. dan ini sudah berjalan cukup lama sekali, untuk proses pembakaran bahan baku menjadi Air Raksa, para penambang harus membeli kayu bakar puluhan kubik, untuk di pakai buat memasak bahan baku, agar bisa cair dan menjadi Air Raksa.

Kayu bakar puluhan kubik itu, di angkut menggunakan mobil damtruk, dari Desa Ariate menuju ke Dusun Hulung, tempat penampungan bahan baku Cinabar.

“Kayu itu di muat hampir di setiap hari, dengan jumlah untuk satu hari, bisa mencapai puluhan Ret. dari bahan bakar kayu yang di gunakan, berarti, ada puluhan tempat untuk memasak bahan baku Cinabar, menjadi Air Raksa.

“Selain itu, para penambang juga di kenakan biaya administrasi dari pemerintah Desa lha, biaya yang di tagi dari penambang yang berada di lokasih tambang, untuk 7 hari, mereka di kenakan biaya sebesar Rp 100 000. bahkan ada juga yang satu hari di kenakan biaya sebesar Rp 50 000.

Baca Juga  Polres SBB Gelar Lat Pra Ops Lilin, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru

Akibat dari proses pembiyaran yang di duga, di lakukan oleh Polda Maluku, kini, hampir Ribuan orang mulai melakukan aktifitas di arial pertambangan, secara diam- diam. Bahkan, pembeli bahan baku Cinabar dan Air Raksa, mulai berdatangan, dan mereka membeli sudah dengan cara yang terbuka, padahal, di lokasih pertambangan, banyak anggota kepolisian yang hampir setiap saat melewati arial itu. akan tetapi, pihak penambang, maupun pembeli, sudah tidak lagi bersembunyi, apalagi pihak yang memasak bahan baku Cinabar menjadi Air Raksa, mereka sungguh merasa aman sekali.

Salah satu pembeli Air Raksa, hampir setiap saat, menunjukan Videonya kepada beberapa temannya, di dalam Video tersebut, mereka sedang trangsaksi Air Raksa di Surabaya. Ia menunjukan Video, di saat mereka sedang menerima uang Ratusan juta Rupiah, dari pembeli Air Raksa di surabaya. Ia juga, mengaku, kalau pemerintah Desa lha, sangat mengharapkan bantuanya, sehingga aktifitas pertambangan, tidak bisah di ganggu oleh siapapun, termasuk pihak keamanan. Kesombongan si pembeli ini, di bongkar oleh teman nya sendiri.

Baca Juga  Atasi Kesulitan Air Bersih, Satgas Yonarmed 1 Kostrad bersama Warga Perbaiki Pipa Saluran Air

Salah satu sumber yang tak ingin namanya di sebutkan.ia menjelaskan, orang ini, sangat sombong sekali. Padahal, dia pernah di tangkap oleh pihak kepolisian, dan pernah di penjarakan. tetapi, ia masih saja sok hebat, dia selalu membanggakan dirinya, kalau dia pernah di temukan oleh aparat keamanan beberapa hari kemarin, saat itu, dia sedang membayar 600 kg Air Raksa, akan tetapi, padasaat aparat keamanan melihat dirinya, mereka langsung pergi, hanya saja, dia tidak menyebut nama satuan, aparat keamanan itu. Akan tetapi, kalau dilihat dari kondisi yang saat ini, di lokasi pertambangan, apa yang di sampaikan oleh orang itu, bisah juga ada benarnya, ucap sumber.

Lanjut sumber lagi, dua hari kemaring, ada terjadi longsoran di arial pertambangan, dan longsoran tersebut, hampir memakan korban jiwa, tetapi, pemerintah Desa lha, Justru, malah merahasiakan hal itu. bahkan, ada sumberlain mengatakan, banyak juga korban luka luka.

akibat dari proses pembongkaran lahan di arial pertambangan, membuat longsoran, sehingga matrialnya, sampai menutupi Ruas jalan dari Luhu, menuju ke Piru.

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku