Home / Berita

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:13 WIB

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku

AMBON-Program Studi Magister Ilmu Kelautan Universitas Pattimura kembali meneguhkan posisinya sebagai salah satu program pendidikan terbaik di Indonesia Timur setelah resmi mempertahankan Akreditasi Unggul dari LAMSPAMA. Status prestisius ini berlaku penuh selama lima tahun, terhitung sejak 27 April 2026 hingga 26 April 2031.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Pattimura Program Pascasarjana, Prof. Dr. Richard B. Luhulima, S.T., M.T., menjelaskan bahwa predikat unggul diberikan kepada program studi yang memenuhi seluruh standar akreditasi, termasuk sembilan kriteria penilaian utama yang menjadi tolok ukur kualitas pendidikan.

Standar minimal untuk meraih predikat unggul berada pada nilai 321. Magister Ilmu Kelautan tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar tersebut. Itu sebabnya masa akreditasinya diberikan penuh selama lima tahun, bukan satu atau dua tahun seperti pada kategori tertentu,” jelas Prof. Luhulima saat ditemui di Gedung Pascasarjana, Senin (11/5/2026).

Satu-satunya Program Unggul di Pascasarjana Unpatti

Saat ini, Magister Ilmu Kelautan menjadi satu-satunya program studi di lingkungan Pascasarjana Unpatti yang menyandang status Unggul. Sementara itu, sejumlah program studi lain sedang menjalani proses akreditasi internasional melalui lembaga AQAS dan ACQUIN.

Baca Juga  Ini Pesan Tokoh Pemekaran Pada Hut Kabupaten SBB Ke-21 Tahun

“Jika dinyatakan lulus akreditasi internasional, maka secara nasional predikatnya akan disetarakan dengan Unggul. Ada enam program studi yang sementara berproses dan kami optimis hasilnya positif,” lanjutnya.

Ke depan, Pascasarjana Unpatti menargetkan minimal sembilan program studi berstatus Unggul, seiring meningkatnya kualitas akademik dan akses beasiswa. Kini, sudah 14 program studi Pascasarjana Unpatti masuk daftar reguler LPDP, membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk mendapatkan pendanaan pendidikan.

Konsistensi Mutu Jadi Kunci

Ketua Program Studi Magister Ilmu Kelautan, Dr. Ir. Welem Waileruny, M.Si., menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah konsistensi dalam menjalankan sistem penjaminan mutu akademik.

Menurutnya, prinsip utama akreditasi adalah keselarasan antara dokumen yang disajikan dan implementasi nyata di lapangan.

Baca Juga  Kisah Piluh: Fransina Tamaela, Lansia Terlantar di Hutan Haria

Akreditasi unggul diberikan ketika program studi mampu memenuhi dan melampaui sembilan standar penilaian secara menyeluruh. Tidak ada pembinaan tambahan. Ini menunjukkan kesiapan penuh kami secara akademik maupun tata kelola,” ujarnya.

Dr. Waileruny juga menambahkan bahwa capaian ini bukan kali pertama, sebab sebelumnya Magister Ilmu Kelautan juga meraih predikat unggul dari BAN-PT sebelum proses akreditasi berpindah ke LAMSPAMA.

“Meski lembaganya berubah, standar penilaian tetap ketat. Kami bersyukur dapat mempertahankan reputasi ini,” tambahnya.

Dorongan untuk Terus Menjadi Pelopor Ilmu Kelautan

Dengan capaian terbaru tersebut, Program Studi Magister Ilmu Kelautan Unpatti diharapkan semakin memperkuat reputasi akademik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menjadi motor riset dan inovasi kelautan di kawasan Indonesia Timur.

Selamat kepada Program Studi Magister Ilmu Kelautan Universitas Pattimura. Teruslah menjadi pelopor pengembangan ilmu kelautan berkelas dunia! Hotumese!

Share :

Baca Juga

Berita

Dukcapil SBB Bergerak Cepat, Dokumen Kependudukan Korban Kebakaran Patahuwe Dicetak Ulang

Berita

Target Pinjaman Rp1,5 Triliun Tak Tercapai, Pembiayaan Maluku Baru Rp296 Miliar

Berita

KASIH Diluncurkan di Malteng, Bupati Ozan Dorong Pendampingan Ibu Hamil hingga Pelosok Kepulauan

Berita

Bupati Kaidel Targetkan Alun-Alun Kota Dobo Rampung Tahun Depan

Berita

Kejagung Sosialisasikan LPSE Versi 6 dan Pengelolaan BMN di Maluku, Kajati Tekankan Tertib Administrasi

Berita

Rektor Unpatti Lantik 14 Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Pelayanan dan Integritas

Berita

KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Diserahkan, DPRD Maluku Mulai Soroti Ruang Fiskal Daerah

Berita

Dubes Selandia Baru Kunjungi Unpatti, Perkuat Kolaborasi Energi Bersih dan Terbarukan di Maluku